Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
Olahraga
23 jam yang lalu
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
2
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
Politik
10 jam yang lalu
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
3
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
DPR RI
23 jam yang lalu
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
4
DPR Berharap Revisi UU Penanggulangan Bencana Selesai di Masa Sidang saat Ini
DPR RI
5 jam yang lalu
DPR Berharap Revisi UU Penanggulangan Bencana Selesai di Masa Sidang saat Ini
5
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Hukum
23 jam yang lalu
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
6
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta
Peristiwa
23 jam yang lalu
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada

Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: Ist./Dok.Puspen)
Jum'at, 10 Juli 2020 09:27 WIB
JAKARTA - "Kita tahu kadang-kadang terjadi konflik. Sekarang saya cuma sarankan satu, kita naikkan isu. Isu sentralnya adalah peran kepala daerah dalam penanganan COVID-19 dan dampak sosial ekonominya," kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Persiapan Pilkada serentak 2020 dan pengarahan kepada Gugus Tugas COVID-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis, (9/7/2020).

"Naikkan itu menjadi isu sentral. Naikkan oleh (pemerintah) provinsi, naikkan oleh jajaran TNI-Polri, jajaran BIN, jajaran tokoh-tokoh masyarakat, jajaran media semua naikkan civil society isinya adalah penanganan COVID-19. Ini akan menjadi kontestasi yang sehat adu gagasan," kata Tito, dikutip dari Antaranews.com, Jumat (10/7/2020).

Selain itu, menurut Tito Karnavian, dengan adanya isu penanganan COVID-19 saat Pilkada serentak juga dapat mengefektifkan penangan pandemi tersebut, khususnya di daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

"Makanya (isu penanganan COVID-19) ini menjadi senjata bagi gubernur juga kesempatan bagi pak gubernur untuk supaya mengefektifkan teman-teman yang bertanding (kontestasi Pilkada) ini serius menangani COVID-19 dan dampak sosial ekonominya," ungkapnya.***


wwwwww