Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Masalah Zohri Cs Latihan Tanpa Pelatih Terselesaikan

Masalah Zohri Cs Latihan Tanpa Pelatih Terselesaikan
Lalu Muhammad Zohri. (Ist)
Jum'at, 17 Juli 2020 17:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sejak pandemi Covid 19, PB PASI mengalami kendala dalam menjalankan program pelatnas atletik Olimpiade. Lalu Muhammad Zohri dan kawan-kawan yang berada di daerah masing-masing terpaksa berlatih sendiri tanpa didampingi pelatihnya untuk persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo 2021.

Hal itu terkuak usai Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengucurkan anggaran pelatnas atletik Olimpiade sebesar Rp.6.141.700.000 dari usulan awal Rp6.294.100.000. Bantuan itu dituangkan dalam nota kesepahaman (Mou) yang ditandatangani Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung didampingi Plt Ketua Umum PB PASI, Zaki Makarim di Wisma Menpora, Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (14/7/2020). 

"Zohri dan kawan-kawan selama ini latihan sendiri sejak dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa didampingi pelatihnya. Kini, kita akan tarik mereka semua ke Jakarta untuk bisa fokus dalam latihan menghadapi persiapan Olimpiade Tokyo 2021. Semua ini bisa dilakukan karena masalah anggaran dana pelatnas atletik Olimpiade teratasi dengan adanya kucuran dari Kemenpora," kata Zaki Makarim  

Sejak Maret lalu,  Zohri dan kawan-kawan sudah menjalankan program latihan di daerah asalnya Nusa Tenggara Barat (NTB) tanpa didampingi pelatihnya. Hal ini terkait dengan kebijakan pemerintah sehubungan adanya pandemi Covid 19. 

"PB PASI bukan membiarkan mereka menjalankan program latihan sendiri. Tetapi, kita kesulitan mengirimkan pelatih ke tempat Zohri dan kawan-kawan latihan karena adanya kebijakan tentang larangan masyarakat daerah lain masuk ke lokasi," ungkapnya. 

Selama latihan mandiri di kampung halamannya karena pandemi Covid 19, Zohri tetap dipantau pelatih pelatnas untuk lari jarak pendek, Eni Nuraeni melalui WhatsApp dengan mewajibkan mengirimkan foto-foto latihan. 

Zohri menjadi satu-satunya atlet atletik Indonesia yang sudah mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo 2021. Tetapi, PB PASI masih menargetkan dua atlet lagi untuk mendampinginya ke pesta olahraga akbar empat tahunan dunia tersebut. Yakni, Satwaturahman dan Emilia Nova. 

Sapwaturahman Sanapiah merupakan atlet lompat jauh putra sedangkan Emilia Nova merupakan atlet lari gawang 100 meter putri. Keduanya berhasil mempersembahkan medali emas di SEA Games 2019 Filipina.

Sapwaturahman bahkan memecahkan rekor SEA Games dengan mencatatkan lompatan sejauh 8,03 meter. Keduanya juga menyumbangkan medali di Asian Games 2018 Jakarta. Sapwaturahman meraih perunggu dan Emilia Nova menyumbangkan perak bagi Kontingen Indonesia. ***

wwwwww