Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Avanza Mobil 'Sejuta Umat' Dapat Pesaing Baru Honda N7X Concept, Ini Penampakannya
Ekonomi
3 jam yang lalu
Avanza Mobil Sejuta Umat Dapat Pesaing Baru Honda N7X Concept, Ini Penampakannya
2
Jika Ngotot Mau Nyapres, PDIP Minta Ganjar Pindah Partai Lain
Politik
19 jam yang lalu
Jika Ngotot Mau Nyapres, PDIP Minta Ganjar Pindah Partai Lain
3
Markis Kido Meninggal Dunia, Menpora Amali: Selamat Jalan Pahlawan Bulutangkis
Olahraga
20 jam yang lalu
Markis Kido Meninggal Dunia, Menpora Amali: Selamat Jalan Pahlawan Bulutangkis
4
Kaka Slank Ajak Masyarakat Tak Takut Vaksinasi, Netizen: Kayaknya Ngincar Komisaris Nih!
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kaka Slank Ajak Masyarakat Tak Takut Vaksinasi, Netizen: Kayaknya Ngincar Komisaris Nih!
5
Rizal Falconi Persembahkan Gelar Juara Buat Keluarga
Olahraga
21 jam yang lalu
Rizal Falconi Persembahkan Gelar Juara Buat Keluarga
6
Viral HP Dibegal saat Pemiliknya Live IG, Pelaku Tak Sadar Wajahnya Terekam
Peristiwa
19 jam yang lalu
Viral HP Dibegal saat Pemiliknya Live IG, Pelaku Tak Sadar Wajahnya Terekam
Home  /  Berita  /  Hukum

Mantan Suami Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka Kasus Menikahi Anak di Bawah Umur

Mantan Suami Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka Kasus Menikahi Anak di Bawah Umur
Burhanuddin dan NS saat menjadi pengantin. (detikcom)
Selasa, 28 Juli 2020 00:54 WIB
JAKARTA - Baharuddin (44), terapis asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang menikahi bocah berusia 12, tahun, NS, di Pinrang, ditetapkan sebagai tersangka kasus menikahi anak di bawah umur.

''Setelah kita lakukan gelar perkara pada Jumat pekan lalu, kami tetapkan Baharuddin, yakni suami siri korban, menjadi tersangka. Namun saat ini sudah bukan lagi berstatus suami karena telah diceraikan,'' ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Praditya Negara, Senin (27/7/2020).

Baharuddin dijadikan tersangka karena saat diperiksa oleh penyidik, dia terbukti mengetahui NS berusia di bawah umur. Polisi menjerat Baharuddin dengan Pasal 288 KUHP tentang perkawinan di bawah umur.

''Kami di sini menerapkan pasal 288 KUHP, di mana yang bersangkutan mengetahui jika yang akan dinikahinya adalah anak di bawah umur, namun kami tetap berkoordinasi dengan ahli di mana dengan ahli inilah nanti kami akan mengajukan berkas ini ke jaksa penuntut umum,'' jelas Dharma.

Dharma menjelaskan Baharuddin tak ditahan dengan pertimbangan kondisi fisiknya yang difabel. Dharma juga menyebut Baharuddin bersikap koperatif selama proses penyelidikan.

''Pertimbangannya adalah tersangka merupakan difabel dan sangat kooperatif,'' tuturnya.

Untuk diketahui, pernikahan Baharuddin dan NS merupakan setting-an dari ayah tiri NS, Sappe. NS dinikahkan setelah diperkosa oleh Sappe.

Sappe menikahkan NS dengan Baharuddin untuk menutupi tindakan bejat dia. Terkait hal ini, polisi juga telah menetapkan Sappe sebagai tersangka terlebih dulu.

Pernikahan NS dengan Baharuddin diinvestigasi tim gabungan dari kepolisian dan P2TP2A Pinrang karena telah menyalahi UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang UU Perkawinan. UU yang diteken Presiden Jokowi pada 14 Oktober 2019 itu menyebut pasangan sebelum berusia 19 tahun tidak bisa menikah.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Hukum
wwwwww