Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  SEA Games

Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19

Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
Foto: Ist. via RRI
Senin, 03 Agustus 2020 08:29 WIB
JAKARTA - Otoritas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahrani (AWS) Samarinda mengonfirmasi, ada 15 lagi tenaga medisnya yang terkonfirmasi positif covid-19. Jumlah tersebut menambah angka tenaga kesehatan AWS yang positif Covid-19.

"Sehingga jumlahnya menjadi 21 orang, adapun yang dilakuakn pihak rumah sakit adalah melakukan isolasi di unit kerjanya," kata Humas Rumah Sakit AWS Dokter Arysia Andhina dikutip dari RRI.co.id, Senin (3/8/2020).

Buntut dari hal tersebut, manajemen RSUD AWS kini meniadakan jam besuk. Penunggu pasien pun hanya diperbolehkan satu orang dari pihak keluarga.

Selain itu, ruang ICU/ICCU, RSUD AWS juga tidak menerima pasien rujukan dari rumah sakit lain. Sedangkan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap berjalan namun dibatasi pelayanannya.

"Kita akan terus melakukan tracking ke seluruh petugas medis lainnya," kata Arysia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, SEA Games
wwwwww