Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  SEA Games

Luhut Pandjaitan: Covid-19 Sangat Menakutkan Semua Orang, Tetapi Juga Berkah bagi Kami

Luhut Pandjaitan: Covid-19 Sangat Menakutkan Semua Orang, Tetapi Juga Berkah bagi Kami
Luhut Binsar Pandjaitan. (int)
Jum'at, 04 September 2020 20:02 WIB

JAKARTA - Vaksin virus corona akan mulai disuntikkan kepada masyarakat Indonesia paling lambat tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan hal itu dalam acara penandatanganan perjanjian investasi kerja sama dengan Pendiri FMG Andrew Forest yang dilakukan secara fisik dan ditayangkan secara virtual, Jumat (4/9/2020).

''Saya pikir setelah Covid, kita percaya vaksin ini bisa mulai diinjeksi tahun ini dan tahun depan lebih baik lagi,'' kata Luhut, seperti dikutip dari Kompas.com.

Luhut menuturkan, wabah virus corona ternyata bisa memicu perubahan pada Indonesia untuk lebih baik lagi.

''Covid-19 sangat menakutkan bagi semua orang, tetapi juga berkah bagi kami. Karena kami dapat melakukan banyak hal untuk melakukan reformasi dari kesehatan, energi, dan banyak hal lainnya,'' ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir memastikan bahwa vaksin Covid-19 siap digunakan awal tahun 2021.

Erick mengatakan, imunisasi vaksin pertama diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, hingga bidan. Hal itu dinyatakan Erick Thohir usai mengadakan koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/9/2020).

Erick mengatakan, dari hasil pemetaan yang diberikan IDI dan PPNI, tercatat ada 1,5 juta tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, dan bidan siap untuk diterjunkan saat imunisasi massal yang dijadwalkan awal tahun 2021, termasuk TNI dan Polri.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Nasional, SEA Games
wwwwww