Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Puan Setitik Merusak Meja Makan Restoran Padang

Puan Setitik Merusak Meja Makan Restoran Padang
Rocky Gerung. (Istimewa)
Senin, 07 September 2020 16:45 WIB
JAKARTA - Pernyataan Ketua DPR Puan Maharani yang dinilai menyinggung masyarakat Sumatera Barat atau Sumbar dan dibela elite PDIP jadi perhatian pengamat politik Rocky Gerung.

Rocky menyampaikan ucapan Puan memunculkan kejengkelan kelompok rakyat terhadap kekuasaan. Dia mengatakan Puan direpresentasikan sebagai paket kekuasaan oleh pihak yang jengkel. Ucapan Puan yang dicap menyinggung rakyat Sumbar hanya sebagai akumulasi saja.

"Sinisme terhadap Istana sebetulnya yang direalisasikan melalui ucapan Puan. Jadi, sekali lagi ini akumulasi aja," kata Rocky dalam akun YouTube Rocky Gerung Official yang dikutip pada Senin, 7 September 2020.

Meski Rocky menilai Puan sebenarnya tak bermaksud menyinggung Sumbar. Ia kasihan terhadap putri Megawati Soekarnoputri itu karena tak layak dapat hukuman cibiran sosial lantaran ucapannya itu.

Namun, karena Puan bagian dari kekuasaan, maka ada kelompok yang jengkel terus membalas pernyataannya. Ia bilang posisi Puan lemah karena ucapannya itu.

"Karena dia mungkin sekali, kurang bijak mengucapkan itu. Saya kira dia enggak maksud menghina. Namun demikian, susah untuk kita hambat arus yang menganggap bahwa Puan, Mega, Jokowi, PDIP adalah satu paket," jelas Rocky.

Dengan polemik Puan ini, menurut Rocky, yang rugi justru PDIP. Ia mengibaratkan ucapan Ketua DPP PDIP itu seperti setitik yang merusak restoran masakan Padang.

"Dan, itu mengakibatkan Puan setitik merusak meja makan di restoran Padang. Tertuang sedikit air lalu nasinya jadi becek. Ya, tentu PDIP yang paling rugi," tutur Rocky.

Pun, Rocky juga menyinggung PDIP yang tegak membela Puan. Menurutnya, pernyataan elite PDIP dinilai tak menyelesaikan persoalan."Yang saya kira justru konyol PDIP kemudian berbaris tegak membela Puan. Padahal, ini bukan bela membela. Ini soal rasa batin manusia Padang. Dan, ini tak bisa dibela pernyataan. Ini semesti dengan kerelaan mengakui cari cara untuk berdamai," ujarnya.

Sebelumnya, pernyataan Puan disorot ketika memberikan rekomendasi ke pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Mulyadi-Ali Mukhni. Saat itu, ia berharap Sumbar jadi provinsi yang dukung Pancasila.

"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila," ujar Puan dalam acara tersebut.

Pernyataan Puan memantik air keruh dan dapat cibiran karena dinilai menyinggung masyarakat ranah Minang. Imbasnya seperti bakal cagub Mulyani yang mengembalikan dukungan PDIP untuk Pilgub Sumbar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww