Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
19 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
20 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
23 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
4
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
5
Kalahkan Dinamo Zagreb, Shin Tae-yong Puas
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Dinamo Zagreb, Shin Tae-yong Puas
6
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
9 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
Home  /  Berita  /  Nasional

Hadapi Tantangan Global, DPR Dukung Peningkatan Kapabilitas Intelejen Negara

Hadapi Tantangan Global, DPR Dukung Peningkatan Kapabilitas Intelejen Negara
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani. (Foto: Ist.)
Rabu, 09 September 2020 15:18 WIB

BOGOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, mendukung upaya Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mencapai world class intelligence. Tantangan globalisasi budaya, informasi tidak terkendali/hoaks, degradasi nilai-nilai luhur agama dan budaya, dan ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara, adalah tantangan yang harus dihadapi dalam era kemajuan teknologi dan industri saat ini.

"Maka intelijen negara berperan dalam melakukan deteksi dini. Sehingga dapat menangkal segala ancaman terhadap keamanan nasional. Ancaman sosial, ekonomi, budaya, politik, dan militer, dari dalam maupun dari luar," kata Puan dalam acara Inagurasi Peningkatan Statuta Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Plaza STIN, Bogor, Rabu (9/9/2020).

Negara, kata Puan, meletakkan harapan besar pada pundak BIN, kepada STIN, untuk melahirkan SDM intelijen Indonesia yang memiliki pengetahuan, kecerdasan, dan memiliki rasa pengabdian tinggi kepada bangsa dan Negara.

Karenanya, lanjut Puan, langkah STIN yang membuka program Magister dan Doktor, dalam kerangka pengembangan kurikulum pendidikan, peningkatan kompetensi atau skill, dan pembaruan berbagai fasilitas pendidikan STIN, sangat patut diapresiasi dan didukung.

Dalam inagurasi yang digelar bersamaan dengan Peresmian Patung Bung Karno itu, Puan mengajak para Taruna STIN dan segenap anggota BIN untuk mengenang pengabdian Bung Karno pada bangsa Indonesia.

"Mengingat dan kemudian dengan segenap daya mengikuti jalan pengabdiannya bagi bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," kata Puan.

Puan menyampaikan, Bung Karno pernah menulis bahwa kebahagiaannya adalah mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, dan kepada bangsa. Menurut Bung Karno, kata Puan, tanpa jiwa pengabdian itu maka beliau bukan apa-apa.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Peristiwa, Pendidikan, Nasional, DPR RI, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww