Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Olympic

Mengenang Kiprah Mendiang Konglomerat Media Jakob Oetama

Mengenang Kiprah Mendiang Konglomerat Media Jakob Oetama
Rabu, 09 September 2020 14:31 WIB
JAKARTA - Jakob Oetama tutup usia tepat di usia 88 tahun. Pria yang akrab disapa JO ini lahir di Magelang, Jawa Tengah tanggal 27 September 1931. Dia adalah wartawan dan salah satu pendiri Surat Kabar Kompas.

Jabatan terakhir yang diemban adalah sebagai Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia. Sebelum mendirikan Kompas, Jakob Oetama merupakan redaktur mingguan "Penabur".

Mengutip laman resmi Korporasi Kompas, Rabu (9/9/2020) setelah lulus sekolah menengah atas (SMA), Jakob pernah menjadi seorang guru di beberapa sekolah pada periode 1952 hingga 1956.

Dirinya juga merupakan lulusan perguruan Tinggi Publisistik Jakarta dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Selain pernah menjadi guru, Jakob juga pernah menjadi seorang legislatif. Pada tahun 1966-1982, dirinya merupakan anggota DPR dari Karya Pembangunan, Golkar. Pada tahun 1987-1999, menjadi anggota MPR dari Utusan Daerah.

Jakob juga aktif di beberapa kegiatan lainnya, seperti menjadi Ketua Serikat Penerbit Suratkabar, Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia pada 1965-1069, bahkan pernah menjadi penasehat Konfederasi Wartawan ASEAN pada tahun 1974.

Selama hidupnya, Jakob Oetama juga dapat banyak penghargaan. Penghargaan pertama yang diraih adalah Bintang Mahaputera Utama dari Pemerintah Indonesia pada tahun 1973.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww