Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR Pantau Pemberitaan 16 Media Pers

DPR Pantau Pemberitaan 16 Media Pers
Ilustrasi: Ist./Indonesia PR.
Senin, 14 September 2020 14:14 WIB

JAKARTA - Tim Analisis Media Biro Pemberitaan DPR RI, memantau delapan media cetak dan delapan media online untuk menghasilkan ikhtisar berita yang berisi rangkuman isu-isu terkait DPR dan rekomendasi atas isu-isu aktual.

Ini adalah program Quick Win yang merupakan bagian dari Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) yang dipantau langsung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Kita mengharapkan Quick Win ini bisa menjadi konsumsi dari seluruh Pimpinan dan Anggota DPR RI atau AKD, (Alat Kelengkapan Dewan)" kata Deputi Bidang Persidangan Setjen DPR RI, Damayanti dikutip dari siaran parlementaria, Senin (14/9/2020).

Dalam sebuah Rapat sosialisasi Quick Win yang berlangsung pada Jumat (11/9/2020) lalu, Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Y.O.I Tahapari mengatakan, analisis media dan rekomendasi isu aktual itu nanti akan penting bagi Pimpinan dan Anggota DPR RI, Kesetjenan DPR RI dan terutama bagi Biro Pemberitaan Parlemen.

"Sebagaimana arahan Ibu Deputi, Biro Pemerintahan Parlemen nanti menyampaikan menu isu aktual per hari dalam bentuk ikhtisar berita dan rekomendasi. Saat ini rekomendasi itu selalu dibuat setiap hari yang dikoordinir oleh Bagian Media Cetak dan Media Sosial," kata Y. O. I. Tapahari.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww