Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
15 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Beladiri

Demo Tolak Ciptaker, Polisi Persilahkan Jurnalis Korban Kekerasan Aparat Lapor Propam

Demo Tolak Ciptaker, Polisi Persilahkan Jurnalis Korban Kekerasan Aparat Lapor Propam
Ilustrasi: Ist./tempo.co
Jum'at, 09 Oktober 2020 13:25 WIB
JAKARTA - Kabid Humas Polda Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan, Jurnalis yang menjadi korban pemukulan aparat saat meliput demonstrasi menolak Omnibus Law UU Ciptaker bisa membuat laporan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

"Bikin laporan ke Propam Mabes," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (9/10/2020).

Sebelumnya, jurnalis CNNIndonesia.com, Thohirin dikabarkan mengalami kekerasan fisik dan intimidasi saat meliput demo di sekitar Simpang Harmoni, Jakarta Pusat.

Belum diketahui pasti apakah korban sudah membuat laporan polisi saat ini.

Selain dugaan kekerasan terhadap jurnalis CNNIndonesia.com, Demo tolak UU Omnibuslaw Ciptaker juga menyisakan soal lain. Sedikitnya 4 orang yang terdiri dari 1 orang jurnalis MerahPutih.com, dan 3 orang pewarta GEMA UNJ, diberitakan hilang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Metropolitan, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww