Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Olympic

Dialog Dengan Santri, Syarief Hasan Berharap Beasiswa Pendidikan untuk Rakyat Kecil Diperluas

Dialog Dengan Santri, Syarief Hasan Berharap Beasiswa Pendidikan untuk Rakyat Kecil Diperluas
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan. (Istimewa)
Rabu, 21 Oktober 2020 14:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
CIANJUR - Wakil Ketua MPR RI, Sjarifuddin Hasan, berharap program beasiswa pendidikan dasar, menengah dan tinggi untuk rakyat kecil diperluas. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat memukul rakyat terutama dari sisi finansial dan tidak jelas kapan berakhirnya ini.

Hal tersebut dikatakannya, saat menjawab pertanyaan seorang santri, di acara Temu Tokoh Nasional bersama Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan, di Pondok Pesantren Roudhotul Muta'allimin, Sukanagalih, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020), yang dihadiri Pimpinan Ponpes H. Dadang Abdul Aziz, Ketua Yayasan Hj. Tati Sholihah, tokoh masyarakat, tokoh agama sekitar dan para santri serta santriwati.

"Adik santri kita ini ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi namun terkendala biaya. Malah, ada santri yang sudah menempuh pendidikan tinggi juga terancam keluar karena masalah yang sama. Ini sangat memprihatinkan. Generasi muda yang sedang semangat maju, tersandung masalah," ujarnya.

Dikatakan Pimpinan MPR dari partai Demokrat yang biasa disapa Syarief Hasan ini, sebenarnya rakyat dijamin haknya mendapatkan pendidikan melalui UUD NRI Tahun 1945 Pasal 31 ayat 1 yang berbunyi 'Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan'. Dan ayat 2 berbunyi 'Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya'.

"Tolak ukurnya di pasal itu. Menyelenggarakan pendidikan adalah salah satu pelayanan negara kepada rakyatnya, dengan tujuan mencerdaskan. Mestinya, tidak ada kesulitan kepada setiap warga negara untuk mendapatkannya termasuk memperoleh beasiswa," katanya.

Program beasiswa lembaga pendidikan yang dikelola negara, diungkapkan Syarief Hasan, memang ada . Tapi, ternyata masih tidak menjangkau seluruh rakyat yang membutuhkan.

"Kalau lembaga swasta, saya rasa ada namun banyak kendala. Inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Harus diperbaiki masalah-masalahnya, terus disempurnakan agar program beasiswa bisa diberikan dengan tepat sesuai sasaran," jelasnya.

Pada intinya, Syarief Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu generasi muda bangsa. Jangan sampai potensi besar mereka terhalang karena kemiskinan. "Saya sendiri sesuai kapasitas dan kewenangan sebagai Pimpinan MPR akan coba mendorong pemerintah menyikapi hal tersebut dengan sungguh-sungguh," ucapnya.***

wwwwww