Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Pentingnya Layanan Pengaduan, Zudan Berkisah pernah Sendirian Layani Masyarakat

Pentingnya Layanan Pengaduan, Zudan Berkisah pernah Sendirian Layani Masyarakat
Ilustrasi: (Gambar: Ist. via Polres Payakumbuh)
Kamis, 22 Oktober 2020 17:31 WIB
JAKARTA Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh berpesan agar segenap aparatur Dukcapil bahkan hingga lingkup UPTD kecamatan agar mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan Adminduk.

Permendagri itu, kata Zudan kepada wartawan, Kamis k22/10/2020) juga mengatur bahwa setiap Dinas Dukcapil harus punya Call Center atau nomor pengaduan. Layanan pengaduan ini, adalah bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan adminduk.

Zudan pun berkisah pernah selama setahun menangani sendiri Call Center pada 2015-2016.

"Saya pakai nomor hape sendiri. Dirjen Dukcapil melayani pengaduan masyarakat sendiri sampai jam 2 malam. Saya jawab sendiri sambil saya mempelajari masalah-masalah riel dari masyarakat. Tiap hari ratusan WA dan SMS yang masuk. Saya jadi paham betul dengan masalah-masalah dalam lingkup dukcapil. Dulu hanya melayani pengaduan via wa dan sms saja," kata Zudan tertulis, Kamis (22/10/2020).

Karena pengaduan terus bertambah, kata Zudan, membeli 3 HP lagi dan dibantu oleh para pejabat eselon 2 dan 3 untuk menjawab keluhan masyarakat.

"Kami membuat standar jawaban. Empat HP pun tidak cukup sehingga dibentuklah Call Center Dukcapil melalui hotline 1500537, WhatsApp dengan nomor 08118005373, SMS di 08118005371, atau email [email protected]. Sekarang sudah lebih lengkap, bisa telpon, wa, sms, email, fb dan lain lain," ungkap Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww