Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
MPR RI
22 jam yang lalu
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
2
Resmi Dilantik, PCNU Tangsel Targetkan 10 Ribu Kader Penggerak
Peristiwa
16 jam yang lalu
Resmi Dilantik, PCNU Tangsel Targetkan 10 Ribu Kader Penggerak
3
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
Olahraga
19 jam yang lalu
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
4
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Kesehatan
22 jam yang lalu
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
5
Hutama Karya Buka Suara Soal Isu Jalan Tol Trans Sumatera Rawan Begal
Peristiwa
22 jam yang lalu
Hutama Karya Buka Suara Soal Isu Jalan Tol Trans Sumatera Rawan Begal
6
Survei Voxpol Center: Paslon Mahyeldi-Audy Joinaldy Paling Berani Berantas Korupsi di Sumbar
Politik
13 jam yang lalu
Survei Voxpol Center: Paslon Mahyeldi-Audy Joinaldy Paling Berani Berantas Korupsi di Sumbar
Home  /  Berita  /  Nasional

Peringatan Sumpah Pemuda 2020, HMI Serukan Perlawanan

Peringatan Sumpah Pemuda 2020, HMI Serukan Perlawanan
Seruan tertulis HMI cabang Bogor agar pemuda Indonesia bersatu dan bergerak melakukan perlawanan dengan semangat Sumpah Pemuda. (gambar: tangkapan layar)
Kamis, 29 Oktober 2020 17:10 WIB
JAKARTA - HMI cabang Bogor menyerukan 'perlawanan' pada apa yang mereka sebut sebagai kebohongan. Seruan ini mengiringi rentetan kritik mereka pada sikap dan cara pemerintah menangani krisis, serta perlakuan negara terhadap rakyat yang menyampaikan kritik.

"Sudah waktunya hari (peringatan, red) Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 menjadi momentum bagi para pemuda dan mahasiswa untuk merajut kembali pergerakan dalam melawan seluruh kebohongan yang dipertotonkan setiap hari. Sudah waktunya kebohongan yang dibalut dengan kepalsuan dihentikan demi memutus krisis yang sedang terjadi. Pemuda bersatu dalam barisan yang kokoh, bergerak melakukan perlawanan kepada mereka yang kehadirannya menjadi belenggu kehidupan," kutipan seruan resmi berkop HMI cabang Bogor yang ditandatangani oleh Wahyudi Azhar selaku formatur pada Rabu (28/10/2020).

Dalam lembar seruan yang dilihat Gonews.co pada Kamis (29/10/2020) itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bogor juga menyampaikan tuntutan tegas pada pemerintah, dengan bunyi sebagai berikut:

1. Menuntut kepada Presiden Ir. Joko Widodo untuk segera mengeluaran Perpu pencabutan UU Cipta Kerja (Ciptaker).

2. Menuntut pembentukan UU yang sebelumnya direncanakan menggunakan teknik OmnibusLaw; RUU Kefarmasian, RUU Perpajakan, RUU Ibu Kota Negara, menjadi UU yang sesuai dengan ketentuan hukum dan diterima secara umum oleh masyarakat Indonesia serta selaras dengan asas-asas pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik.

3. Mengecam sikap DPR RI yang mengesahkan UU Cipta Kerja tanpa memperhatikan aspirasi masyarakat mengenai tuntutan penyusunan materi muatan UU yang melibatkan partisipasi publik, transparan, dan memenuhi rasa keadilan rakyat Indonesia pada semua bidang kehidupan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Umum
wwwwww