Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

FX Hadi Rudyatmo Senang Bhayangkara FC Berkandang di Solo

FX Hadi Rudyatmo Senang Bhayangkara FC Berkandang di Solo
Kamis, 26 November 2020 22:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyambut positif rencana klub Liga 1, Bhayangkara FC berhome base di Solo, Jawa Tengah. Walikota yang akrab disapa Rudy menyebut pihaknya sangat senang bila Bhayangkara FC mau berkandang di Stadion Manahan, Solo bersama klub asal Solo yakni Persis Solo.

Rudy menambahkan kehadiran klub berjuluk The Guardian di Kota Solo diharapkan mampu membangkitkan kembali motivasi pemain-pemain muda asal kota yang memiliki nama lain Surakarta itu. Kehadiran Bhayangkara FC juga diharapkan dapat merekrut pemain-pemain sepak bola asal Solo. 

“Jika klub Liga 1 mau berhomebase di Kota Surakarta ini, tentu kita terima. Kalau Solo utamanya Manahan ini menjadi homebasenya Persis Solo dan Bhayangkara FC tentu akan memotivasi masyarakat Solo yang sebetulnya dikenal dengan gudang-gudangnya atlet akan bangkit kembali,” kata Rudy.

“Juga untuk melahirkan pemain-pemain sepak bola handal seperti tahun 1930 an dimana banyak pemain sepak bola dari Solo,” sambungnya.

Meski dikenal sebagai klub yang dimiliki oleh Kepolisian Republik Indonesia, Rudy tetap yakin bahwa komposisi 30% pemain merupakan masyarakat umum dapat diambil dari pemain-pemain yang ada di Kota Solo. 

Dia juga menyebut akan menjadi kebanggaan bagi Kota Solo apabila ada warganya yang menjadi bagian dari klub kasta tertinggi sepak bola tanah air.

“Dari Persis bisa direkrut Bhayangkara FC, kan 70 persen dari Polri dan 30 persen masyarakat umum. Yang 30 persen ini harapannya ada pemain-pemain Persis yang direkrut Bhayangkara FC,” tutupnya. ***

wwwwww