Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
2
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
MPR RI
17 jam yang lalu
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
3
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
Nasional
21 jam yang lalu
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
4
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Ekonomi
23 jam yang lalu
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
5
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Peristiwa
19 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
6
Karena Kasus Ini, Komisi III DPR Desak Yasona Copot Liberty Sitinjak dari Kakanwilkumham DKI
Hukum
19 jam yang lalu
Karena Kasus Ini, Komisi III DPR Desak Yasona Copot Liberty Sitinjak dari Kakanwilkumham DKI
Home  /  Berita  /  Olahraga

Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan

Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
Mantan Pemain Timnas Indonesia, Yusrifar Jafar.
Jum'at, 04 Desember 2020 18:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Ada yang menarik pada acara Coaching Clinic Teqball yang digelar di.SMPN 111 Jakarta Barat, 4-5 Desember 2020. Dari lima pelatih yang menenuhi panggilan Manager Project Development PP InaTeq, Irjen Pol. Teddy Minahasa terdapat nama Yusrifar Jafar yang mewakili Pengprov InaTeq Sulawesi Selatan. 

Nama Yusrifar tidak asing lagi di dunia sepakbola. Dia pernah memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia  bersama Fachri Husaini, Aji Santoso dan Widodo C Putro saat menjadi runner up Piala Raja di Bangkok, Thailand 1993.  

"Ya, saya ditunjuk pak Ryan Latief selaku Ketua Pengprov Inateq Sulsel menjadi pelatih Teqball Sulsel untuk mengikuti Coaching Clinic dalam rangka menambah pengetahuan tentang teknik dasar pemainan Teqball langsung dari pelatih asal Hungaria, Bence Forgecs," kata Yusrifar yang ditemui Jumat (4/12/2020). 

Secara terus terang, Yusrifar yang pernah memperkuat klub Gelora Dewata mengaku kepincut dengan olahraga asal Hungaria ini. "Saya benar-benar kepincut dengan olahraga Teqball. Hasil dari Coaching Clinic ini akan saya sosialisasikan kepada seluruh pemain saat tiba di Makassar nanti," jelas Yusrifar yang mengaku sering menonton permainan Teqball melalui Youtube.

"Saya senang dengan pasangan ganda campuran Brasil yang menajadi juara dunia. Penampilan mereka sangat kompak dengan teknik tinggi yang begitu indah. Permainannya yang begitu indah itulah yang menginspirasi saya untuk membangun olahraga teqball dari awal di Sulsel. Sebab, saya yakin Indonesia bisa memiliki atlet tangguh yang mampu membawa harum nama bangsa dan negara di forum internasional," tambahnya.

Menurut Yusrifar, Pengprov InaTeq Sulsel sudah memiliki 20 atlet teqball dari hasil penjarinÄ£an yang dilakukan lewat PSM Makasaar Junior dan SSB Swadiri Makassar. 

"Dari 20 pemain itu, saya akan menseleksi 4 pemain terbaik terdiri dari 2 putra dan 2 putri yang akan memperkuat Tim Teqball Sulsel mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) di Jakarta, 17 Desember 2020," kata Yusrifar yang pernah menangani Tim PSM Makassar Putri di Liga 1. 

Pelatih Teqball asal Hungaria Bence Forgecs bersama peserta Coaching Clinic.

Empat pelatih lain yang mengikuti Coaching Clinic tersebut yakni Yunus Dartono dari klub SMPN 111, Martin Sudarmo dari Jawa Tengah, Sulkarnain dari Jawa Timur, dan Syahrul Effendi dari Sumatera Barat. 

"Di Jawa Timur cukup banyak pemain sepakbola dan sepaktakraw yang berminat untuk.main Teqball. Saya yakin Teqball akan bisa levih cepat berkembang apalagi saya sudah mendapat pengetahuan teknik dasar permainan teqball langsung dari pelatih Hungaria," kata Sulkarnain. 

Secara terpisah, Bence Forgecs mengatakan cukup bagus perkembangan pemain teqball di Indonesia. Dan, dia yakin lima pelatih yang mengikuti Coaching Clinic bakal mampu menjelaskan tentang permainan dan aturan yang berlaku.

"Mereka yang mengikuti Coaching Clinic  sudah menguasai teknik dasar maupun peraturan permainan Teqball. Ke depan, potensi pemain Teqball Indonesia cukup besar untuk bisa bersaing di ajang Asia maupun internasional," katanya.  ***

wwwwww