Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN

DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN
(Dari kiri) wakil ketua DPR RI/wakil ketua umum DPP partai Golkar, Azis Syamsuddin, wakil ketua DPR RI/ketum PKB, Muhaimin Iskandar, ketua DPR RI/politisi PDIP, Puan Maharani dalam sebuah kesempatan di Kompleks Nusantara, Senayan, Jakarta. (foto: istimewa)
Sabtu, 05 Desember 2020 12:19 WIB
JAKARTA - Wakil ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengharapkan, pencapaian positif kinerja ekonomi nasional di kuartal III menjadi sinyal positif bagi pemerintah untuk menjaga momentum ke arah pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Kontraksi pertumbuhan ekonomi year on year/yoy, kata Aziz, tengah mengalami tren menurun/positif dari 5,32 persen pada kurtal sebelumnya menjadi 3,49 persen di kuartal ini.

"Kami melihat titik kritikal PEN telah dilewati di kuartal 3, lalu Perppu no. 1/2020 dan sinergi tim satgas juga memberikan hasil positif penanganan pandemi Covid-19 dimana rata-rata kasus positif tercatat rendah dan rata-rata kesembuhan cukup tinggi dibandingkan negara lain," kata Azis Syamsuddin, Sabtu (5/12/2020).

Dengan pencapaian tersebut, kata Azis, DPR berharap perekonomian Indonesia akan semakin membaik pada kuartal IV/2020, dan semoga kembali positif/meningkat pada kisaran pertumbuhan 4,8 persen hingga 5,8 persen pada 2021.

Harapan itu, kata Azis, sejauh ini juga didukung oleh kenaikan ekspor dengan perbaikan ekonomi global, konsumsi dengan stimulus belanja sosial dari pemerintah, investasi dengan stimulus belanja modal, dan investasi swasta dengan UU Cipta Kerja (UU No 11/2020), serta meningkatnya mobilitas manusia dengan adanya vaksinasi.

"Namun, Pemerintah harus terus waspada dan fokus bekerja dengan memperhatikan berbagai indikator seperti mobilitas masyarakat, penjualan eceran non makanan dan online purchasing managers index (PMI) manufaktur 50,6 (ekspansif), pendapatan masyarakat, serta pilkada 9 Desember 2020," kata Azis.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww