Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
2
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
MPR RI
17 jam yang lalu
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
3
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
GoNews Group
23 jam yang lalu
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
4
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
Nasional
20 jam yang lalu
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
5
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Ekonomi
22 jam yang lalu
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
6
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Peristiwa
18 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Home  /  Berita  /  Umum

Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN

Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
Ilustrasi. (gambar: istimewa)
Sabtu, 05 Desember 2020 11:37 WIB
JAKARTA - Ketua Presidium Ind. Police Watch (IPW) Neta S Pane mengungkap konstelasi bursa calon kapolri (kepala Polisi RI). Nama kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Fadil Imran disebut sebagai salah satu sosok yang potensial.

"Fadil disebut-sebut masuk dalam bursa pencalonan kapolri," kata Neta, Sabtu (5/12/2020).

Jika mulus, maka perlu ada kenaikan pangkat Fadil dari bintang dua menjadi bintang tiga. Karena sebagaimana diketahui, "salah satu syarat untuk masuk dalam bursa calon Kapolri, Fadil harus menjadi bintang tiga dengan pangkat Komjen,".

Yang menjadi tugas berat Fadil, kata Neta, adalah menuntaskan kasus-kasus yang diduga melibatkan HRS.

Namun, lanjut Neta, "Dengan pengalamannya selama ini dan kapabilitas yang mumpuni, IPW berkeyakinan Fadil mampu menuntaskannya,".

Di sisi lain, kata Neta, pengisian posisi kepala BNN (badan Narkotika Nasional) juga memiliki dinamika paralel. Belum ada pergantian kepala BNN meski Komjen Heru telah pensiun sejak 1 Desember 2020.

"Apakah hal ini akan membuat Fadil terpilih menjadi Kepala BNN?" ujar Neta.

Tapi selain Fadil, posisi kepala BNN juga sangat mungkin diisi oleh beberapa sosok lain, di antara yang disebut Neta adalah kapolda Riau Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, kabaintelkam Komjen Ricko dan Irjen. Petrus Golose.

"Jika yang terpilih Petrus Golose menjadi kepala BNN, berarti peluang para jenderal bintang dua untuk masuk dalam bursa calon kapolri pun tertutup. Artinya bursa calon kapolri hanya akan diisi para jenderal bintang tiga polri," kata Neta.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Riau, DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Hukum, Umum
wwwwww