Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  PON

Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN

Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
Ilustrasi. (gambar: istimewa)
Sabtu, 05 Desember 2020 11:37 WIB
JAKARTA - Ketua Presidium Ind. Police Watch (IPW) Neta S Pane mengungkap konstelasi bursa calon kapolri (kepala Polisi RI). Nama kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Fadil Imran disebut sebagai salah satu sosok yang potensial.

"Fadil disebut-sebut masuk dalam bursa pencalonan kapolri," kata Neta, Sabtu (5/12/2020).

Jika mulus, maka perlu ada kenaikan pangkat Fadil dari bintang dua menjadi bintang tiga. Karena sebagaimana diketahui, "salah satu syarat untuk masuk dalam bursa calon Kapolri, Fadil harus menjadi bintang tiga dengan pangkat Komjen,".

Yang menjadi tugas berat Fadil, kata Neta, adalah menuntaskan kasus-kasus yang diduga melibatkan HRS.

Namun, lanjut Neta, "Dengan pengalamannya selama ini dan kapabilitas yang mumpuni, IPW berkeyakinan Fadil mampu menuntaskannya,".

Di sisi lain, kata Neta, pengisian posisi kepala BNN (badan Narkotika Nasional) juga memiliki dinamika paralel. Belum ada pergantian kepala BNN meski Komjen Heru telah pensiun sejak 1 Desember 2020.

"Apakah hal ini akan membuat Fadil terpilih menjadi Kepala BNN?" ujar Neta.

Tapi selain Fadil, posisi kepala BNN juga sangat mungkin diisi oleh beberapa sosok lain, di antara yang disebut Neta adalah kapolda Riau Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, kabaintelkam Komjen Ricko dan Irjen. Petrus Golose.

"Jika yang terpilih Petrus Golose menjadi kepala BNN, berarti peluang para jenderal bintang dua untuk masuk dalam bursa calon kapolri pun tertutup. Artinya bursa calon kapolri hanya akan diisi para jenderal bintang tiga polri," kata Neta.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Riau, DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Metropolitan, Beladiri, PON
wwwwww