Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Nasional

Vaksin Sinovac Telah Tiba, Vaksinasi Tunggu Izin dari BPOM

Vaksin Sinovac Telah Tiba, Vaksinasi Tunggu Izin dari BPOM
Petugas menyemprotkan disinfektan ke kontainer berisi vaksin Sinovac saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). (foto: ist./republika)
Senin, 07 Desember 2020 11:11 WIB
JAKARTA - Indonesia telah menerima 1,2 juta dosis vaksin virus Covid-19 buatan Sinovac. Vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) sekitar pukul 21.20 WIB malam.

Mengutip cnnindonesia.com, pada Senin (7/12/2020), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pernah menyatakan bahwa rencana vaksin Covid-19 tertunda dan bakal mundur pada Januari 2021 karena belum bisa diberikan EUA.

Hal ini terjadi karena masih ada kekurangan data hasil uji klinik vaksin Covid-19 Sinovac yang telah diuji coba di Bandung dan hasil analisis uji klinik mid term. Apabila data tersebut dapat dilengkapi, maka izin UEA diklaim BPOM dapat diberikan pada minggu ketiga Januari 2021.

Dokumen Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/9860/2020 yang diterima GoNews.co menyebut, Sinovac memang termasuk vaksin yang dipilih oleh pemerintah.

"Penggunaan keenam kandidat vaksin secara resmi hanya dapat disuntikkan kepada warga usai mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," amanat diktum ketiga dari Kepmen yang diteken menkes Terawan pada 3 Desember itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, SEA Games, Nasional, Voli
wwwwww