Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Nasional

Pemerintah Butuh Rp4, 47 Triliun beri Stimulus Listrik

Pemerintah Butuh Rp4, 47 Triliun beri Stimulus Listrik
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana dalam suatu kesempatan lampau. (gambar: tangkapan layar dok. video istimewa)
Minggu, 24 Januari 2021 14:33 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, pemerintah memperpanjang stimulus listrik pada Januari sampai Maret tahun ini lantaran masih berlangsungnya pandemi.

Mengutip pernyataan Rida dalam sosialisasi secara virtual Jumat (22/1/2021) lalu, stimulus ini berupa diskon tarif listrik dan pembebasan biaya beban pelanggan sosial, bisnis, dan juga industri.

Rinciannya; diskon 100 persen kepada pelanggan listrik rumah tangga kategori daya 450 VA, diskon 50 persen kepada pelanggan listrik rumah tangga kategori daya 900 VA, dan diskon 100 persen untuk UMKM kategori daya 450 VA. Data kelas rumah tangga didapat dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam program stimulus listrik ini, kata Rida sebagaimana lansiran kumparan.com, Minggu (23/1/2021), dibutuhkan dana Rp4,47 triliun untuk 33-34 juta pelanggan. Program ini, juga berjalan pada April-Desember 2020 lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Voli, Ekonomi, PON
wwwwww