Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
24 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
24 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  MPR RI

Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta

Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid .
Selasa, 26 Januari 2021 22:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Kasus Covid-19 di Indonesia sudah tembus angka satu juta kasus. Melansir laman Covid19.go.id, hingga Selasa (26/1/2021), tercatat total kasus positif corona sebanyak 1.012.350 dengan adanya tambahan 13.094 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 10.868 orang sehingga menjadi sebanyak 820.356 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 336 orang menjadi sebanyak 28.468 orang.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, salah satu penyebab terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia selama ini adalah ketidak disiplinan masyarakat. ”Ketika pelaksanaan PSBB dulu, masyarakat kita tidak cukup disiplin, dan memang sulit. Kita sekarang ada vaksin, tapi belum ada jaminan bahwa vaksin ini akan mengurangi angka tersebarnya Covid-19. Kuncinya tetap pada kedisiplinan,” ujar Gus Jazil di Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Pihaknya tetap mengapresiasi segala upaya yang pemerintah dalam penanganan Covid-19, meskipun sampai hari ini penyebarannya masih terus bertambah. Saat ini, pemerintah juga telah memperpanjang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari 2021 mendatang.

”Ya tentu kuncinya tetap pada kedisiplinan warga, jadi saya mengajak kepada semua warga, ini kita sudah masuk pada zona merah satu juta. Ekonomi juga masuk di zona krisis, perlu banyak hal yang harus dilakukan. Dan yang bisa dilakukan oleh orang-orang perorangan adalah membangun kedisiplinan. Jadi kita membantu berdisiplin itu, artinya membantu pemerintah dan kita semua,” tuturnya.

wwwwww