Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Fraksi PKS Desak Jokowi Batalkan Perpres Legalisasi Miras
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Fraksi PKS Desak Jokowi Batalkan Perpres Legalisasi Miras
2
Pelatih Kepala Pelatnas Pencak Silat SEA Games 2021 Meninggal Dunia
Olahraga
18 jam yang lalu
Pelatih Kepala Pelatnas Pencak Silat SEA Games 2021 Meninggal Dunia
3
Fraksi PAN Sarankan Presiden Cabut Izin Investasi Miras
Hukum
21 jam yang lalu
Fraksi PAN Sarankan Presiden Cabut Izin Investasi Miras
4
Lantik 9 Pejabat, Menpora Ingatkan Perbaikan Tata Kelola Birokrasi
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Lantik 9 Pejabat, Menpora Ingatkan Perbaikan Tata Kelola Birokrasi
5
Ramai RUU Pemilu dan Revisi UU ITE, Formappi Soroti Koordinasi Kemenkumham dengan Presiden serta 'Manutnya' DPR
Politik
20 jam yang lalu
Ramai RUU Pemilu dan Revisi UU ITE, Formappi Soroti Koordinasi Kemenkumham dengan Presiden serta Manutnya DPR
6
Dewas KPK Artidjo Alkostar Meninggal, LaNyalla: Beliau Sosok Panutan Luar Biasa
Peristiwa
17 jam yang lalu
Dewas KPK Artidjo Alkostar Meninggal, LaNyalla: Beliau Sosok Panutan Luar Biasa
Home  /  Berita  /  Nasional

Polisi akan Telusuri Izin Aksi Unjuk Rasa 'Politis'

Polisi akan Telusuri Izin Aksi Unjuk Rasa Politis
Ilustrasi massa aksi unjuk rasa. (gambar: dok. ist. via liputan6.com)
Senin, 08 Februari 2021 13:39 WIB
JAKARTA - Kabid Humas Polda (Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah) Metro Jaya, Kombes Pol (Komisaris Besar Polisi) Yusri Yunus menyatakan, dirinya belum mengetahui adanya rencana aksi unjuk rasa mahasiswa.

"Belum tahu. Nanti, dicek dulu ya," kata Yusri saat dihubungi GoNews.co, Senin (8/2/2021).

Belum ada imbauan resmi dari Polda Metro Jaya, melalui Yusri.

Ads

Sebelumnya, sebuah pesan berantai berjudul 'Demonstrasi Rencana Pemakzulan Presiden Jokowi' telah beredar di jejaring Whatsapp.

"Kawal demokrasi, kawal keinginan rakyat yang berkeadilan, kawal konstitusi, kembalikan Pancasila dan UUD 45, kembalikan dwifungsi ABRI sebagai alat pertahanan keamanan negara serta berpolitik, bubarkan kabinet dan parlemen, bentuk DPRMPRS," bunyi kutipan substansi aksi dalam pesan berantai tersebut.

Tertulis di bagian akhir pesan berantai tersebut; "PIC: BEM Indonesia, Humas,". Tapi tak ada nama pejabat BEM yang bertanggungjawab dan nomor telepon konfirmasi.

Selain kepada polisi, GoNews.co telah mencoba mendapatkan konfirmasi rencana aksi tersebut dari kalangan mahasiswa. Pengurus BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia), misalnya. Sayangnya Ketua BEM SI, Remmy, belum menjawab telepon konfirmasi GoNews.co.

Sementara itu mantan Ketua BEM SI, Wildan, menyatakan bahwa pesan berantai berisi ajakan aksi unjuk rasa politis tersebut, bukan dari BEM SI.

"Itu bukan dari BEM SI," ujar Wildan melalui pesan WhatsApp, disertai dengan emoticon tertawa.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Umum
wwwwww