Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
Peristiwa
7 jam yang lalu
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
2
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
3
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
Umum
23 jam yang lalu
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
4
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
Olahraga
23 jam yang lalu
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
5
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Sepakbola
7 jam yang lalu
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
6
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Sepakbola
21 jam yang lalu
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Viral... Nakes Gadungan Bawa Kabur Emas Batangan dari Rumah Pasien Covid-19

Viral... Nakes Gadungan Bawa Kabur Emas Batangan dari Rumah Pasien Covid-19
Akun Instagram @panorama.malang membagikan informasi adanya pencurian di kediaman pasien Covid-19 yang meninggal di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. (Foto: Instagram)
Rabu, 03 Maret 2021 10:54 WIB
JAKARTA - Aksi pencurian dengan modus tenaga kesehatan (nakes) gadungan melakukan penyemprotan disinfektan viral di media sosial. Nakes gadungan tersebut membawa kabur emas batangan dari rumah seorang pasien Covid-19.

Akun Instagram @panorama.malang membagikan informasi adanya pencurian di kediaman pasien Covid-19 yang meninggal di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (16/2/2021) siang sesaat setelah pasien Covid-19 dinyatakan meninggal.

Pencuri tersebut menyamar menjadi seorang nakes yang mengenakan APD lengkap mendatangi kediaman pasien dengan dalih melakukan penyemprotan disinfektan.

"Pelaku mengaku petugas dari RS dimana almarhum dirawat untuk melakukan penyemprotan disinfektan di dalam rumah," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/3/2021).

Pelaku datang membawa semprotan burung yang diklaim berisi cairan disinfektan. Ia menyemprotkan cairan tersebut ke seluruh ruangan di rumah. Sore harinya, pelaku kembali lagi ke kediaman pasien. Namun, ia tak mengenakan APD, hanya memakai helm dan masker.

Pelaku kembali melakukan penyemprotan ke dalam kamar dalam keadaan pintu kamar ditutup. Keesokan harinya, keluarga pasien baru menyadari ada beberapa perhiasan hingga emas batangan seberat 5 gram hilang.

"Rabu sore, keluarga baru menyadari jika beberapa perhiasan (8 perhiasan dan sebuah emas batangan seberat 5 gram) hilang," tuturnya.

Pihak keluarga langsung mengonfirmasi ke rumah sakit mengenai petugas penyemprotan disinfektan yang dikirim ke kediaman mereka. "Ternyata pihak RS tidak mengirim petugas untuk melakukan penyemprotan," ungkapnya.

Akun tersebut mengingatkan kepada publik untuk berhati-hati jika menghadapi modus serupa. "Jika ada yang mengaku petugas untuk melakukan penyemprotan atau berdalih ingin melakukan pengecekan sesuatu minta surat izin tertulis dari RT dan RW, jika tidak sebaiknya ditolak," ungkapnya.

Modus baru pencurian berkedok nakes menyemprot disinfektan itu langsung viral di media sosial. Banyak warganet geram dengan aksi pelaku yang nekat melakukan tindak pencurian disaat keluarga korban sedang berduka.

"Ya ampun, ia bener memang ada penyemprotan si almarhum tetangga sebelah rumah kasihan banget," kata netizen.

"Kok aneh ya itu pelaku tahu rumah orang meninggal kena Covid-19 terus tahu yang meninggal habis dirawat di RS, pelaku mengaku ditugaskan oleh pihak RS," ujar netizen lainnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, Kesehatan, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww