Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Olympic

Viral... Nakes Gadungan Bawa Kabur Emas Batangan dari Rumah Pasien Covid-19

Viral... Nakes Gadungan Bawa Kabur Emas Batangan dari Rumah Pasien Covid-19
Akun Instagram @panorama.malang membagikan informasi adanya pencurian di kediaman pasien Covid-19 yang meninggal di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. (Foto: Instagram)
Rabu, 03 Maret 2021 10:54 WIB
JAKARTA - Aksi pencurian dengan modus tenaga kesehatan (nakes) gadungan melakukan penyemprotan disinfektan viral di media sosial. Nakes gadungan tersebut membawa kabur emas batangan dari rumah seorang pasien Covid-19.

Akun Instagram @panorama.malang membagikan informasi adanya pencurian di kediaman pasien Covid-19 yang meninggal di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (16/2/2021) siang sesaat setelah pasien Covid-19 dinyatakan meninggal.

Pencuri tersebut menyamar menjadi seorang nakes yang mengenakan APD lengkap mendatangi kediaman pasien dengan dalih melakukan penyemprotan disinfektan.

"Pelaku mengaku petugas dari RS dimana almarhum dirawat untuk melakukan penyemprotan disinfektan di dalam rumah," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/3/2021).

Pelaku datang membawa semprotan burung yang diklaim berisi cairan disinfektan. Ia menyemprotkan cairan tersebut ke seluruh ruangan di rumah. Sore harinya, pelaku kembali lagi ke kediaman pasien. Namun, ia tak mengenakan APD, hanya memakai helm dan masker.

Pelaku kembali melakukan penyemprotan ke dalam kamar dalam keadaan pintu kamar ditutup. Keesokan harinya, keluarga pasien baru menyadari ada beberapa perhiasan hingga emas batangan seberat 5 gram hilang.

"Rabu sore, keluarga baru menyadari jika beberapa perhiasan (8 perhiasan dan sebuah emas batangan seberat 5 gram) hilang," tuturnya.

Pihak keluarga langsung mengonfirmasi ke rumah sakit mengenai petugas penyemprotan disinfektan yang dikirim ke kediaman mereka. "Ternyata pihak RS tidak mengirim petugas untuk melakukan penyemprotan," ungkapnya.

Akun tersebut mengingatkan kepada publik untuk berhati-hati jika menghadapi modus serupa. "Jika ada yang mengaku petugas untuk melakukan penyemprotan atau berdalih ingin melakukan pengecekan sesuatu minta surat izin tertulis dari RT dan RW, jika tidak sebaiknya ditolak," ungkapnya.

Modus baru pencurian berkedok nakes menyemprot disinfektan itu langsung viral di media sosial. Banyak warganet geram dengan aksi pelaku yang nekat melakukan tindak pencurian disaat keluarga korban sedang berduka.

"Ya ampun, ia bener memang ada penyemprotan si almarhum tetangga sebelah rumah kasihan banget," kata netizen.

"Kok aneh ya itu pelaku tahu rumah orang meninggal kena Covid-19 terus tahu yang meninggal habis dirawat di RS, pelaku mengaku ditugaskan oleh pihak RS," ujar netizen lainnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Olympic, Beladiri, SEA Games, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww