Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
Peristiwa
6 jam yang lalu
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
2
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
Ekonomi
22 jam yang lalu
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
3
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
Umum
22 jam yang lalu
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
4
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
Olahraga
22 jam yang lalu
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
5
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Sepakbola
6 jam yang lalu
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
6
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Sepakbola
20 jam yang lalu
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Home  /  Berita  /  Hukum

Pakar Berharap Ada Kejelasan Tersangka Kasus Penembakan Laskar FPI

Pakar Berharap Ada Kejelasan Tersangka Kasus Penembakan Laskar FPI
Reka adegan penembakan laskar FPI di KM 50 Tol Cikampek. (Foto: Istimewa)
Kamis, 11 Maret 2021 12:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Polri telah meningkatkan kasus penembakan 4 laskar FPI oleh kepolisian dari penyelidikan dan penyidikan. Diketahui, saat ini ada 3 anggota Polri yang dibebas tugaskan karena diduga menjadi pelaku penembakan.

Menanggapi hal itu, Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengapresiasi penyidikan oleh Bareskrim Polri. Menurutnya, ini progres yang bagus untuk mengungkap kejadian nahas tersebut.

"Peningkatan ke penyidikan ini tentu perlu diapresiasi. Dan diharapkan, Polri tetap objektif dalam menangani perkara ini," kata Suparji dalam keterangan persnya, Kamis (11/03/2021).

Ia juga berharap agar Bareskrim Polri menangani kasus ini dengan transparan. Menurutnya, salah satu bentuk transparansi adalah mengumumkan kepada publik siapa tersangkanya.

"Peningkatan ke penyidikan ini harus diikuti dengan segera memberi kejelasan tersangkanya. Kejelasan tersangka diperlukan untuk mendatangkan kepastian hukum di tengah masyarakat," paparnya.

"Ketika tersangka sudah terungkap, maka akan terungkap upla penyebab terjadinya kasus tersebut. Artinya, perkara ini akan terang benderang," sambung Suparji.

Di sisi lain, ia menekankan bahwa kasus ini menjadi batu uji Polri terkait indepedensi. Jangan sampai, publik menganggap Polri tidak objektif jika menangani perkara yang terkait internalnya.

"Polri harus menghadirkan kepercayaan di tengah masyarakat. Kita tidak ingin masyarakat distrust terhadap penegakan hukum kita," pungkasnya.***

wwwwww