Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Nasional

MUI Rekomendasikan Vaksinasi terhadap Muslim yang Berpuasa Dilakukan Malam Hari

MUI Rekomendasikan Vaksinasi terhadap Muslim yang Berpuasa Dilakukan Malam Hari
Ilustrasi seorang pemeluk agama Islam sedang menjalani vaksinasi. (gambar: tangkapan layar video metrotvnews.com)
Sabtu, 20 Maret 2021 12:33 WIB
JAKARTA - MUI (Majelis Ulama Indonesia) merekomendasikan agar vaksinasi pencegahan Covid-19 terhadap umat Islam yang tengah berpuasa dilakukan di malam hari.

"Kan ada rekomendasinya. Rekomendasi (fatwa)-nya begitu. Rekomendasinya, sebaiknya di malam hari, karena setelah divaksin kadang lapar, haus. Jadi itu direkomendasinya," kata salah satu Ketua MUI, Muhammad Cholil Nafis kepada GoNews.co, Sabtu (20/3/2021).

Cholil menjelaskan, dasar MUI merekomendasikan demikian adalah kemaslahatan umat Islam. "Kan punya hak MUI menyampaikan itu," ujar dia.

Cholil memastikan bahwa MUI tidak sembarangan membuat keputusan. Pertimbangan kemaslahatan umat Islam itu dipastikan telah melalui proses penjaringan informasi yang cukup.

"Kalau informasi itu sudah pasti dapat. Soal informasi kita dapat mana, nggak semua disampaikan ke publik. Dari Kemenkes, dari ahli, dari yang kompeten-yang berwenang, semuanya dihimpun, baru MUI bikin keputusan," kata Cholil.

Sebelumnya, MUI menerbitkan fatwa terkait hukum vaksinasi Covid-19 saat berpuasa pada bulan Ramadhan. Grafis antaranews.com menjelaskan bahwa dalam Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 itu selain dijelaskan vaksinasi tidak membatalkan puasa, MUI juga merekomendasikan vaksinasi dilakukan pada malam hari. Pantauan GoNews.co di situs resmi MUI saat berita ini dibuat, dokumen salinan fatwa tersebut belum tersedia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Nasional
wwwwww