Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Kriminal

Puan Yakin Lembaga Penyiaran Bisa Perkuat Ekonomi Nasional

Puan Yakin Lembaga Penyiaran Bisa Perkuat Ekonomi Nasional
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Selasa, 30 Maret 2021 21:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani menyampaikan bahwa industri penyiaran berkontribusi terhadap produk domestik bruto melalui sub-sektor informasi dan komunikasi serta penciptaan lapangan kerja. Sedangkan secara tidak langsung, industri penyiaran memiliki multiplier effect pada sektor lain.

“Berbagai program yang dikeluarkan media penyiaran dapat mempengaruhi pola dan preferensi konsumsi masyarakat yang tentu berujung kepada kinerja perekonomian,” kata Puan, saat menjadi pembicara utama Seminar Nasional Memperingati Hari Penyiaran Nasional Ke-88, Selasa (30/3/2021).

Seminar tersebut diadakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), di Surakarta, untuk memperingati Hari Penyiaran Nasional ke 88. Adapun Puan hadir secara virtual dalam seminar yang mengangkat tema “Penyiaran Sebagai Pendorong Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi” tersebut.

Menurut Puan, melalui lembaga penyiaran, berbagai informasi dan potensi keunggulan ekonomi suatu daerah akan diketahui dan lebih dikenal masyarakat maupun pelaku usaha di daerah lain, bahkan hingga ke luar negeri.

”Dengan penyebarluasan informasi dan potensi ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian daerah tersebut,” tegas anggota DPR RI dari Dapil 5 Jawa Tengah ini.

Puan mengajak para pelaku media penyiaran agar melihat kemajuan teknologi sebagai sebuah kesempatan. Khusus di masa pandemi ini, Puan mengajak media-media penyiaran di seluruh Indonesia dapat terus membangkitkan semangat gotong royong bangsa Indonesia untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya.

“Saya yakin bahwa ketika penyiaran kita semakin kuat maka ekonomi Indonesia bisa semakin hebat,” ungkapnya.

Kepada para pelaku industri penyiaran, Puan berpesan agar di tengah banjirnya informasi di media sosial maka media penyiaran harus menjadi seperti dataran tinggi tempat orang bisa merasa aman, terutama aman dari hoaks.

Puan sangat berharap pelaku industri penyiaran menyampaikan informasi yang kredibel dan terkonfirmasi, memegang kaidah-kaidah jurnalistik, dan turut mencerdaskan kehidupan masyarakat.

“Dan merasa aman karena program-program non-berita seperti program siarannya juga mengikuti P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran),” tutur perempuan yang pernah menjadi Menteri Koordinator termuda ini. ***

wwwwww