Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Kontrol Prokes dan Motivasi Atlet Pelatnas NPC Untuk Paralimpiade Tokyo 2021

Menpora Amali Kontrol Prokes dan Motivasi Atlet Pelatnas NPC Untuk Paralimpiade Tokyo 2021
Menpora Zainudin Amali didampingi Deputi IV Kemenpora, Chandra Bhakti dan Presiden NPC, Sheny Marbun.
Minggu, 18 April 2021 20:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Menpora, Zainudin Amali yang didampingi Presiden NPC Indonesia, Sheny Marbun dan Deputi IV Kemenpora, Chandra Bhakti kembali mengontrol pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) terhadap persiapan atlet pelatnas NPC Indonesia yang disiapkan ke ajang Paralimpiade Tokyo 2021, di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah, Minggu (18/4/2021).

Rutinitas ini dilakukan Zainudin Amali pada setiap kunjungan kerja (kunker) ke Solo. Bukan hanya memperhatikan masalah penerapan prokes, tapi Amali juga memotivasi para atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa dan negara.

"Saya kalau ke Solo, pasti menyempatkan melihat pelatnas. Saya ingin para atlet harus merasa bangga menjadi bagian dari perjuangan bangsa Indonesia," kata Amali.

Dalam grand design keolahragaan Nasional, kata Amali, pemerintah menargetkan Indonesia berada di peringkat lima besar dunia pada saat 100 tahun kemerdekaan RI, yakni 2045. Saar ini, Indonesia masih mengikuti proses bidding menjadi tuan rumah olimpiade dan paralimpiade 2023 nanti.

"Kami menargetkan prestasi atlet NPC Indonesia masuk lima besar dunia menjelang 100 tahun Indonesia merdeka. Ini bukan sekadar angka, tetapi melalui kajian ilmiah dari diskusi dengan NPC," jelasnya.

Amali juga merespons baik pelaksanaan protokol kesehatan yang sudah dijalankan selama pelatnas di Kota Solo. "Atlet yang disiapkan untuk Paralympiade Jepang kita awasi dengan prokes ketat. Satu kamar satu atlet dan berangkat latihan menggunakan satu bus untuk satu cabang olahraga (cabor)," tambah Menpora Amali.

Pelakanaan pelatnas dengan penerapan prokes ketat itu juga disampaikan Presiden NPC Indonesia, Sheny Marbun. Saat ini, katanya, sudah 15 atlet yang lolos memenuhi catatan olimpiade. NPC Indonesia sendiri menargetkan 23-25 pemain untuk lolos ke Paralympic Jepang 2021.

"Target kami meraih 1 emas dari cabor bulu tangkis. Harapannya sih lebih dari satu emas," imbuh Sheny. ***

wwwwww