Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Berisi 53 Prajurit, Kapal Selam RI Nanggala-402 Diduga Jatuh di Kedalaman 700 Meter

Berisi 53 Prajurit, Kapal Selam RI Nanggala-402 Diduga Jatuh di Kedalaman 700 Meter
Ilustrasi KRI Nanggala 402. (Foto: Antara)
Rabu, 21 April 2021 21:26 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapal selam RI Naggala-402 diduga hilang. Kapal selam diduga berada di kedalaman 600-700 meter.

"Kapal jatuh pada kedalaman 600 hingga 700 meter," kata Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Julius Widjojono, Rabu (21/4/2021).

Dia mengatakan kapal diduga mengalami black out. Menurutnya, kapal kehilangan kendali sehingga tak bisa timbul ke permukaan lagi. "Kemungkinan saat menyelam statis terjadi black out," ucapnya.

Dia mengatakan saat ini proses pencarian terus dilakukan. TNI AL mengerahkan sejumlah kapal untuk mencari kapal selam yang hilang itu.

Sebelumnya, kapal selam TNI AL, KRI Nanggala-402, hilang sejak dini hari tadi dan belum diketahui kondisinya hingga sekarang. Petunjuk sempat teramati pagi tadi.

Berdasarkan keterangan tertulis Biro Humas Kemhan, KRI Nanggala-402 meminta izin menyelam pada pukul 03.00 WIB, Rabu (21/4/2021).

Setelah diberi izin menyelam sesuai prosedur, kapal selam hilang kontak dan tidak bisa dihubungi.

KRI Nanggala-402 seharusnya akan melaksanakan latihan penembakan torpedo di lokasi tersebut. Kapal lain yang seharusnya terlibat latihan pun mencari keberadaan kapal selam hilang itu.

"Pada pukul 07.00 WIB melalui pengamatan udara dengan helikopter, ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi awal menyelam," demikian keterangan dari Biro Humas Kementerian Pertahanan.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono menyebutkan, saat ini pihaknya telah mengerahkan dua unit kapal selam lain untuk melakukan penyelamatan.

"Dua kapal selam sedang dalam perjalanan ke titik untuk rescue," ujar Julius dalam keterangannya yang diterima GoNews.co, Rabu (21/4/2021).

Dia menerangkan, proses evakuasi dilakukan menyusul telah diketahuinya titik koordinat dari kapal tersebut. Menurutnya, KRI Nanggala-402 hilang kontak di sekitar 60 mil atau 95 kilometer dari laut Bali.

"Hingga saat ini anggota TNI AL masih melakukan pencarian, namun koordinat hilangnya kapal selam tersebut sudah ditemukan, sekitar 95 kilometer dari arah utara Pulau Bali," ucapnya.

Selain itu, kata Julius, TNI AL turut mengerahkan kapal selam lain guna membantu pencarian kapal selam tersebut. Berdasarkan informasi yang disebutkannya, terdapat 53 orang prajurit di dalam kapal buatan Jerman Barat itu. "Ada 53 orang di kapal selam," pungkasnya.***

wwwwww