Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
7 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
9 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
15 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
4
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
8 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
12 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
14 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Berisi 53 Prajurit, Kapal Selam RI Nanggala-402 Diduga Jatuh di Kedalaman 700 Meter

Berisi 53 Prajurit, Kapal Selam RI Nanggala-402 Diduga Jatuh di Kedalaman 700 Meter
Ilustrasi KRI Nanggala 402. (Foto: Antara)
Rabu, 21 April 2021 21:26 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapal selam RI Naggala-402 diduga hilang. Kapal selam diduga berada di kedalaman 600-700 meter.

"Kapal jatuh pada kedalaman 600 hingga 700 meter," kata Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Julius Widjojono, Rabu (21/4/2021).

Dia mengatakan kapal diduga mengalami black out. Menurutnya, kapal kehilangan kendali sehingga tak bisa timbul ke permukaan lagi. "Kemungkinan saat menyelam statis terjadi black out," ucapnya.

Dia mengatakan saat ini proses pencarian terus dilakukan. TNI AL mengerahkan sejumlah kapal untuk mencari kapal selam yang hilang itu.

Sebelumnya, kapal selam TNI AL, KRI Nanggala-402, hilang sejak dini hari tadi dan belum diketahui kondisinya hingga sekarang. Petunjuk sempat teramati pagi tadi.

Berdasarkan keterangan tertulis Biro Humas Kemhan, KRI Nanggala-402 meminta izin menyelam pada pukul 03.00 WIB, Rabu (21/4/2021).

Setelah diberi izin menyelam sesuai prosedur, kapal selam hilang kontak dan tidak bisa dihubungi.

KRI Nanggala-402 seharusnya akan melaksanakan latihan penembakan torpedo di lokasi tersebut. Kapal lain yang seharusnya terlibat latihan pun mencari keberadaan kapal selam hilang itu.

"Pada pukul 07.00 WIB melalui pengamatan udara dengan helikopter, ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi awal menyelam," demikian keterangan dari Biro Humas Kementerian Pertahanan.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono menyebutkan, saat ini pihaknya telah mengerahkan dua unit kapal selam lain untuk melakukan penyelamatan.

"Dua kapal selam sedang dalam perjalanan ke titik untuk rescue," ujar Julius dalam keterangannya yang diterima GoNews.co, Rabu (21/4/2021).

Dia menerangkan, proses evakuasi dilakukan menyusul telah diketahuinya titik koordinat dari kapal tersebut. Menurutnya, KRI Nanggala-402 hilang kontak di sekitar 60 mil atau 95 kilometer dari laut Bali.

"Hingga saat ini anggota TNI AL masih melakukan pencarian, namun koordinat hilangnya kapal selam tersebut sudah ditemukan, sekitar 95 kilometer dari arah utara Pulau Bali," ucapnya.

Selain itu, kata Julius, TNI AL turut mengerahkan kapal selam lain guna membantu pencarian kapal selam tersebut. Berdasarkan informasi yang disebutkannya, terdapat 53 orang prajurit di dalam kapal buatan Jerman Barat itu. "Ada 53 orang di kapal selam," pungkasnya.***

wwwwww