Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Kriminal

Hari Bumi Se-Dunia, Gus Ami Ajak Terapkan Gaya Hidup Rendah Karbon

Hari Bumi Se-Dunia, Gus Ami Ajak Terapkan Gaya Hidup Rendah Karbon
Wakil Ketua DPR RI Bidang Kokesra, Dr. Abdul Muhaimin Iskandar. (foto:drp.go.id)
Kamis, 22 April 2021 20:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Earth Day 2021 atau Hari Bumi Sedunia diperingati pada hari ini, Kamis (22/4/2021). Tahun ini hari bumi diperingati dengan tema: "Restore Our Earth" atau Pulihkan Bumi Kita.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Kokesra, Dr. Abdul Muhaimin Iskandar dalam siaran persnya, mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup rendah karbon untuk menjaga bumi dari kerusakan dan menerapkan Green Development sebagai cara membangun Indonesia yang lebih berkelanjutan.

“Bumi dan ekologi kita saat ini telah melampaui daya dukung yang dimiliki. Saatnya kita teribat aktif untuk menurunkan emisi global dengan pembangunan rendah karbon yang lebih ramah lingkungan. Semua dari kita membutuhkan bumi yang sehat, mata pencaharian dan pekerjaan yang yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk kemajuan Indonesia,” ujar Gus Ami.

“Perlu komitmen dan upaya kerja bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan serta menurunkan emisi karbon secara bersamaan, terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang menyebabkan 2,7 juta penduduk di Indonesia kehilangan pekerjaan sehingga meningkatkan tingkat pengangguran.

Untuk itu, green development dapat lebih berperan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masa-masa mendatang. Pandemi telah membawa perubahan. Salah satunya trend green recovery. Yaitu Paket pertumbuhan ekonomi yang dilakukan dengan menempuh langkah pemulihan hijau” Ujar gus Ami dalam rilisnya

“Indonesia merupakan negara yang terdampak perubahan iklim secara nyata. Trend kenaikan terjadinya bencana ekeologis dan bencana hidrometeorologi adalah bukti nyata dampak perubahan iklim dan kerusahakan lingkungan yang disebebakam oleh naiknya suhu rata-rata bumi yang mendekati 1.5 derajat celcius “sambung Ketum Green Party PKB.

“Kita semua bisa mengambil peran dalam menjaga Bumi. Keputusan dan tindakan yang kita lakukan, akan sangat berdampak terhadap masa depan penduduk dan generasi mendatang Indonesia. Kita harus menggunakan Ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi yang ramah lingkungan untuk menerapkan kebijakan pertumbuhan emisi rendah Karbon,” ujarnya.

“Sudah waktunya kita mengusung nasionalisme lingkungan (enviromental nationalism), yaitu dimana kecintaan dan kebanggaan kita terhadap bangsa Indonesia bersatu padu dengan perjuangan kita untuk mencegah pemanasan dan kerusakan bumi dengan penerapan pembangunan berkelanjutan yang ditopang dari pemikiran inovatif yang dapat memulihkan ekosistem bumi,” tambahnya. ***

wwwwww