Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Olympic

Ganti Kerugian 2 Kali Lipat, Penyedia Tenda Akhirnya Berdamai dengan Keluarga Pengantin di Agam

Ganti Kerugian 2 Kali Lipat, Penyedia Tenda Akhirnya Berdamai dengan Keluarga Pengantin di Agam
Kedua mempelai yang menanggung malu karena ulah oknum penyedia jasa pelaminan yang tidak memasang pelaminan mereka (Antara)
Rabu, 26 Mei 2021 23:16 WIB
AGAM - Keluarga dari pengantin baru yang sempat viral karena harus menanggung malu karena tenda pelaminan tidak dipasang jasa pelaminan, akhirnya memaafkan penyedia jasa tersebut secara kekeluargaan.

"Ya, saya dan keluarga menyepakati tidak memperpanjang lagi masalah ini dan telah ditemui oleh pihak penyedia tenda untuk meminta maaf," kata sang pengantin baru, Ari (28) di Bukittinggi, Rabu.

Menurutnya, pihak penyedia jasa tenda pelaminan mengakui kesalahan mereka dan telah mengganti kerugian sebesar dua kali lipat dari jumlah uang muka yang telah diberikan. "Kerugian materil tidak sebanding dengan rasa malu dan kecewa keluarga besar kami, tapi bapak saya meminta kami semua untuk bersedia menerima kenyataan yang sudah terjadi," kata dia.

Menurut Ari, pihak penyedia jasa beralasan bahwa keterlambatan pemasangan pelaminan dan kebutuhan tenda secara sempurna dikarenakan lalainya anggota mereka dalam pemasangan.

Dari video yang disebar di media sosial instagram Ari dan pemilik tenda, penyedia jasa meminta maaf dan bersalaman dengan Ari dan kedua orangtuanya yang tampak masih memendam kesedihan. "Cukuplah ini menjadi kejadian pertama dan terakhir, carilah anggota yang lebih profesional dalam bekerja, jangan hanya diam ketika kami telah berulang kali menelpon," kata Ibu dari Ari yang tampak menangis.

Pihak penyedia jasa pelaminan, juga mengunggah rasa penyesalan di media sosial miliknya dan meminta maaf.

"Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga pengantin dan mengakui kesalahan kami, kami memahami kekecewaan klien kami dan kami benar-benar menyesali kejadian tersebut," katanya dalam akun instagram.

Masalah ini sempat viral di masyarakat saat Ari melangsungkan resepsi pernikahan pada Sabtu (22/05) di Jorong Kapalo Koto, Sungai Pua, Agam. Pihak jasa pelaminan memasang tenda dengan tidak sempurna karena tanpa tabir, tanpa karpet yang cukup, tanpa satupun kursi dan yang paling parah tidak ada singgasana pelaminan tempat kedua mempelai bersanding.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Antara
Kategori:Sumatera Barat, Olympic, PON
wwwwww