Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PDIP-Gerindra Disebut Sudah Kawin Gantung, Hendrawan: Wajar Saja Toh!

PDIP-Gerindra Disebut Sudah Kawin Gantung, Hendrawan: Wajar Saja Toh!
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 29 Mei 2021 13:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno tidak mempersoalkan prediksi Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari bahwa koalisi antara partainya dengan Partai Gerindra sudah kawin gantung . Kata Hendrawan, politik adalah seni serba mungkin.

"Politik adalah seni serba mungkin. Jadi setiap opsi pasti punya tingkat kementakan (probabilitas) tertentu. Wajar saja Pak Qodari memprediksi demikian, dan tentu prediksinya atas dasar argumentasi yang cukup menarik," ujar Hendrawan Supratikno, Sabtu (29/5/2021).

Namun, kata dia, yang mengetahui arah koalisi itu adalah Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. "Jujur saja, yang tahu pasti adalah Ketua Umum. Itu wewenang Ketum. Para pengamat lebih berani membuat simpulan dibanding kami yang di dalam partai," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari memprediksi koalisi antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Partai Gerindra di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 akan terjadi. Koalisi antara partai politik yang dipimpin Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto itu diyakininya hanya menunggu waktu peresmian untuk mengokohkannya.

"Menurut saya hampir pasti, PDIP ini berkoalisi dengan Gerindra, bahkan istilahnya PDIP dengan Gerindra ini sudah kawin gantung begitu, tinggal menunggu peresmiannya saja pada tahun 2024 yang akan datang," kata Qodari, Jumat (28/5/2021).***

wwwwww