Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Diskusi soal Ganjar, Politikus PDIP Sebut Ada Rencana Jokowi 3 Periode

Diskusi soal Ganjar, Politikus PDIP Sebut Ada Rencana Jokowi 3 Periode
Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon. (foto: Istimewa)
Senin, 31 Mei 2021 17:00 WIB
JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon menyebut ada rencana perpanjangan masa jabatan tiga periode untuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Effendi mengatakan rencana ini memungkinkan saja dengan amandemen Undang-undang Dasar 1945.

"Ya ada dong, kan memungkinkan amandemen Undang-Undang Dasar kan selesai langsung. Enggak ada masalah kok," kata Effendi dalam diskusi virtual "Crosscheck", Ahad, 30 Mei 2021.

Effendi lantas membandingkan dengan Presiden Suriah Bashar Al-Assad yang baru saja terpilih untuk keempat kalinya. Begitu juga Presiden Rusia Vladimir Putin yang sudah menjabat selama lima periode.

"Enggak apa-apa. Enggak ada yang salah, kok. Sepanjang rakyatnya mau, konstitusi juga aklamasi, kesepakatan juga," kata anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat ini.

Diskusi virtual ini sejatinya menyinggung persaingan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo untuk menjadi calon presiden 2024 dari PDIP. Hal ini banyak dibicarakan setelah Ganjar tak diundang dalam acara konsolidasi partai di Jawa Tengah yang dihadiri Puan.

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto menyebut langkah Ganjar sudah terlalu maju ingin menjadi calon presiden 2024. Bambang mengatakan, Ganjar semestinya meminta izin kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terlebih dulu.

Menurut Effendi Simbolon, Ganjar semestinya bersikap rendah hati atau low profile. Ia menyoroti sikap Ganjar yang menurutnya hanya menanggapi bahwa pencapresan 2024 jadi urusan Ketua Umum Megawati.

Effendi menilai ini tak terlepas dari adanya sekelompok buzzer yang ingin memainkan perang antara Ganjar dan Puan Maharani.

"Cuman karena tim buzzer di sekelilingnya (Ganjar) atau pihak yang ingin memainkan perang ini, kan ini mainan baru, karena kalau kita nanti tidak punya peluang untuk tiga periode Pak Jokowi maka harus ada figur baru, nah ini kan mainan baru," kata Effendi.

Perbincangan soal Jokowi 3 periode pernah mengemuka sebelumnya. Jokowi pun telah membantah punya keinginan tersebut. "Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak juga berminat menjadi presiden tiga periode," kata Jokowi pada 15 Maret 2021.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww