Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Olympic

Gagal Berangkat Tahun Ini, Sejumlah Jemaah di Bondowoso Tarik Ongkos Haji

Gagal Berangkat Tahun Ini, Sejumlah Jemaah di Bondowoso Tarik Ongkos Haji
Ilustrasi Calon Jamaah Haji Indonesia menunjukkan bukti setoran. (Foto: Antara)
Minggu, 06 Juni 2021 02:23 WIB
JAKARTA - Sejumlah jemaah calon haji di Kabupaten Bondowoso menarik kembali ongkos haji yang sudah disetorkan. Hal tersebut merupakan imbas pembatalan pemberangkatan jemaah haji pada tahun 2021 yang diumumkan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) beberapa waktu lalu.

Meski begitu, tidak serta merta nama jemaah calon haji tersebut dicoret. Lebih lanjut, menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Bondowoso Mudassir, ongkos haji yang ditarik sekitar Rp 12 juta.

"Meskipun adanya penarikan ongkos, bukan berarti kemudian mereka dihapus dari daftar JCH yang akan berangkat," katanya seperti dilansir Gonews.co dari Times Indonesia-jaringan Suara.com pada Sabtu (5/6/2021).

Dia mengemukakan, dari total 636 jemaah calon haji yang batal berangkat, hanya 10 orang yang mengajukan penarikan. "Mereka mengajukan penarikan secara tertulis disertai alasannya ke kantor Kemenag. Alasannya karena kebutuhan. Kita tak bisa menghalangi, karena diperbolehkan," paparnya.

Namun jika tahun depan mereka diberangkatkan, maka harus kembali melunasi ongkos tersebut. Masih menurutnya, ongkos haji berbeda dengan biaya pendaftaran haji yang nilainya sekitar Rp 25 juta. Jika uang pendaftaran yang ditarik, secara otomatis membatalkan diri sebagai jemaah calon haji. "Tapi yang mereka tarik pelunasannya (ongkos haji). Kalau ditarik pendaftarannya, ya dinyatakan batal," katanya.

Di Bondowoso, sebenarnya ratusan JCH tersebut telah siap berangkat. Mereka bahkan telah menerima vaksin Covid-19 dan dokumen visanya pun telah lengkap. "Namun, karena memang ini menjadi keputusan pemerintah, maka mereka pun batal berangkat. Sudah dua tahun ini batal berangkat," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Voli, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww