Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Voli

Menpora Amali Siap Perjuangkan Peraih Medali Emas Olimpiade Masuk Kategori Pahlawan Nasional

Menpora Amali Siap Perjuangkan Peraih Medali Emas Olimpiade Masuk Kategori Pahlawan Nasional
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali.(Foto: Istimewa)
Jum'at, 18 Juni 2021 14:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan para atlet yang mendapatkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2021 mendatang akan mendapatkan bonus dan penghargaan dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Menpora Amali saat menjadi narasumber dalam acara ‘Kabar Petang Pilihan TV One’ dengan tema Dialog 1 jam bersama Menpora Zainudin Amali, Kamis (17/6).

"Mereka akan dapat bonus kemudian juga ada penghargaan dari pemerintah dan tentu disamping itu juga ada dari pihak-pihak masyarakat yang akan memberikan apresiasi kepada para atlet kita yang sudah meraih medali di olimpiade," kata Menpora Amali.

Sementara itu, untuk gelar penghargaan kepada para atlet, Menpora Amali mengaku akan memperjuangkannya supaya masuk dalam katergori pahlawan nasional yang bisa makamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP).

Hal ini berkaca dari kasus yang dialami legenda bulu tangkis nasional, peraih medali emas pada olimpiade Beijing 2008, Markis Kido. Dia tidak boleh dimakamkan di TMP Kalibata karena gelar penghargaan Parama Krida Utama yang diterimannya dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak masuk dalam katagori yang dibolehkan untuk dimakamkan di TMP Kalibata. Padahal, menurut Menpora Amali atlet yang meraih medali emas di olimpiade juga pahlawan yang mengharumkan nama bangsa.

Sementara kategori penghargaan dari pemerintah atau presiden yang boleh dimakamkan di TMP antara lain Bintang Republik Indonesia, Bintang Maha Putra, Bintang Sakti, Bintang Gerilya dan Anggota TNI/Polri yang gugur dalam pertempuran.

"Penghargaan yang didapat oleh atlet ini belum masuk di dalam kriteria itu. Tentu saya akan melapor kepada Bapak Presiden (Joko Widodo), menyampaikan karena mereka yang berjuang atas nama bangsa khususnya, misalnya peraih medali emas di olimpiade itu juga setarakan dengan para pahlawan," kata Menpora Amali.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Olympic
wwwwww