Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Nasional

Penembakan Jurnalis jadi Alarm, Gus Imin Desak Pengusutan Tuntas

Penembakan Jurnalis jadi Alarm, Gus Imin Desak Pengusutan Tuntas
Ketum PKB yang juga Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin) dalam suatu kesempatan wawancara cegat. (foto: dok. ist. via porostimur)
Minggu, 20 Juni 2021 15:04 WIB
JAKARTA - Ketum PKB yang juga Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin), menyebut bahwa insiden penembakan jurnalis di Sumut sebagai alarm kebebasan pers nasional.

Karenanya, dalam sebuah pernyataan yang dikutip GoNEWS.co, Minggu (20/6/2021), Gus Imin tegas menyatakan, "Saya minta agar kasus ini diusut tuntas,".

"Saya minta polisi segera mengusut kasus yang menimpa rekan Marsalem Harahap," kata Gus Imin menyebut nama korban.

Lebih jauh, menurut Gus Imin, perlindungan terhadap kerja jurnalis nasional seharusnya menjadi komitmen berbagai pihak. "Bukan hanya dari sesama jurnalis dan pemerintahan, tapi komitmen dari seluruh lapisan masyarakat,".

Seperti diberitakan sebelumnya, Marsalem Harahap ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobil yang berjarak 300 meter dari kediamannya, Sabtu (19/6/2021) dini hari. Ia mengalami luka tembak di bagian paha dan dinyatakan tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Olympic
wwwwww