Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
20 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ditunda, Keputusan Penyelenggaraan SEA Games Hanoi 2021

Ditunda, Keputusan Penyelenggaraan SEA Games Hanoi 2021
Sekjen NOC Indonesia, Ferry J Kono. (Dok. NOC Indonesia)
Kamis, 24 Juni 2021 12:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kepastian penyelenggaraan SEA Games Hanoi, Vietnam 2021 belum menemukan titik terang. Komite Olimpiade Vietnam (NOC Vietnam) dan Vietnam  SEA Games Organizing Committee (VOC) masih belum memberikan jawaban atas kesediaan mereka menjadi tuan rumah pada tahun ini.

Dalam rapat virtual SEA Games Federation (SEAGF) yang dipimpin Dato Seri Chaiyapak Siriwat, Kamis (24/6), Vietnam tetap membuka dua opsi terkait penyelenggaraan multicabang dua tahunan terakbar ASEAN ini. Pertama, tetap diadakan sesuai rencana awal yakni 21 November-2 Desember 2021. Kedua, event ditunda hingga pertengahan 2022.

“Dalam rapat tadi belum ada keputusan definitif dari NOC Vietnam dan VOC sehingga pimpinan rapat (Dato Seri Chaiyapak) memberikan tenggat waktu dua pekan ke depan kepada tuan rumah untuk memutuskan apakah SEA Games ke-31 ini diselenggarakan tahun ini atau tahun depan,” kata Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry J Kono, Kamis (24/6).

Dalam rapat SEAGF dua pekan lalu, tuan rumah Vietnam menyampaikan usulan penundaan SEA Games Hanoi ke 2022. Namun, tujuh dari 11 negara anggota SEAGF, yaitu Indonesia, Brunei, Kamboja, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand menolak. Myanmar setuju terhadap penundaan SEA Games. Sedangkan Timor Leste mengikuti apa pun hasil keputusan dalam rapat SEAGF.

Ferry menjelaskan, NOC Indonesia tetap berharap penyelenggaraan SEA Games bisa sesuai dengan agenda awal. Sebab, atlet-atlet Indonesia sudah melakukan pemusatan latihan nasional (pelatnas) saat ini.

“Kami harapakan SEA Games tetap dilaksanakan sesuai agenda awal. Namun, kami juga menghargai situasi dan kondisi tuan rumah. Untuk itu, kami menunggu dalam dua minggu ke depan untuk keputusan final di rapat exco dua pekan ke depan,” ujar Ferry.

Sejak SEA Games diselenggarakan mulai 1977, Vietnam baru sekali menjadi tuan rumah SEA Games. Tepatnya pada 2003. ***

wwwwww