Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Olympic

Ditanya Wartawan Soal Wisata Bali, Luhut Pandjaitan: Jawab Aja Sendiri!

Ditanya Wartawan Soal Wisata Bali, Luhut Pandjaitan: Jawab Aja Sendiri!
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 02 Juli 2021 14:02 WIB
JAKARTA - Rencana pembukaan pariwisata Bali pada akhir Juli 2021 masih simpang siur. Meski demikian, pemerintah pusat sudah memberikan kode penundaan, mengingat kasus Covid-19 semakin tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pariwisata Bali kemungkinan tidak akan dibuka akhir Juli.

Hal itu disampaikan Luhut dalam siaran persnya melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7). Saat sesi tanya jawab, wartawan bertanya mengenai bagaimana rencana dibukanya Bali bagi wisatawan internasional, sebagaimana yang dinantikan oleh rakyat Bali.

"Saya pikir, anda sendiri bisa jawablah. Gak Mungkin dibuka lagi dengan ada Delta ini. Jadi kita tidak berpikir ke situ lagi sekarang. Kita sekarang berpikir bagaimana menurunkan dengan menyuntik sebanyak mungkin protokol kesehatan, itu sekarang kita lakukan,” jawab Luhut.

Wartawan pun menegaskan kembali pertanyaannya. Apakah resmi ditunda? “Jawab aja sendiri,” kata mantan Kepala Staf Kepresidenan tersebut, seperti dilansir Radar Bali, Kamis (1/7).

Ada sejumlah hal yang menarik bila diulas dari alasan Luhut tersebut yang dikonfirmasi sebelumnya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Terkait varian Delta misalnya, varian ini disebut belum masuk di Bali. Sebagaimana ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya yang mengatakan hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi dari Badan Litbang Kemenkes terkait masuknya varian Delta ke Bali.

“Secara berkala, RS rujukan Covid-19 di Bali mengirim sampel ke Litbang. Tapi sampai saat ini saya belum memperoleh informasi terkait temuan varian delta,” tegasnya pada Rabu (30/6) kemarin.

Begitu juga dengan vaksinasi. Merujuk data Dinkes Bali per tanggal 29 Juni 2021, jumlah penduduk Bali yang telah memperoleh vaksinasi tahap pertama telah mencapai 2,2 juta orang.

Artinya, target herd immunity akan tercapai dalam waktu tak lama lagi. Bahkan, Kabupaten Badung telah mencapai target 100 persen vaksinasi untuk memenuhi syarat herd immunity yaitu 70 persen dari total jumlah penduduk.

Untuk itu, Pemprov Bali saat ini tengah menggenjot layanan vaksinasi di luar Badung dan Denpasar karena capaian vaksinasi di dua wilayah ini sudah sangat tinggi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Bali, DKI Jakarta, SEA Games, Voli, Olympic
wwwwww