Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Banjir Bulukumba Surut, Sisakan Kerusakan

Banjir Bulukumba Surut, Sisakan Kerusakan
Banjir Bulukumba surut pada Jumat (9/7/2021). (foto: bpbd bulukumba)
Jum'at, 09 Juli 2021 13:08 WIB
BULUKUMBA - BPBD Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, menginformasi bahwa banjir di wilayahnya telah surut tapi kerusakan infrastruktur seperti jembatan dan rumah warga menjadi dampak nyata per Jumat (9/7/2021) pagi.

"Sebanyak 5 unit rumah warga mengalami kerusakan berat, 600 rumah terdampak. Sedangkan fasilitas publik, sebanyak 4 jembatan rusak berat atau terputus dan 1 jembatan rusak sedang," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima GoNEWS.co, Jumat (9/7/2021).

Bencana juga mengakibatkan kerugian aset warga berupa hewan ternak serta sawah dan kebun terendam, terang Abdul.

Dalam bencana ini, beberapa desa/kelurahan di 5 kecamatan yaitu Kelurahan Dannuang (Kecamatan Ujung Loe), Desa Bontobangung, Batu Karopa, Kelurahan Palampang (Rilau Ale), Desa Tamaona dan Sopa (Kindang), Desa Bonto Bulaeng (Bulukumpa) serta Desa Bukit Harapan dan Bijawang (Gantarang), dilaporkan terdampak.

Banjir di wilayah ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Sungai Bejawan dan Sungai Balantieng meluap dan mengakibatkan arus air yang kencang dengan ketinggian hingga 150 cm. Banjir terjadi pada Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Melalui aplikasi InfoBMKG, pada siang hingga malam pada hari ini (9/7) cuaca terpantau berawan pada 5 kecamatan terdampak. Di sisi lain, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis perkembangan prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan per tanggal 9-14 Juli 2021 yang menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi.

Sementara itu, melihat analisis inaRISK sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Bulukumba memiliki potensi bahaya banjir pada kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 10 kecamatan berada pada potensi tersebut, antara lain Gantarang, Ujung Bulu, Ujung Loe, Bonto Bahari, Bontotiro, Hero Langeolange, Kajang, Bulukumpa, Rilau Ale dan Kindang.

Menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga. Masyarakat dapat memantau inforamsi cuaca hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi InfoBMKG. Selain itu, masyarakat juga waspada terhadap bahaya angin puting beliung yang kerap terjadi saat pergantian musim atau pancaroba.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sulawesi Selatan, Lingkungan, Olympic
wwwwww