Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kapolri dan Panglima TNI Dukung Penyelenggaraan PON XX Papua

Kapolri dan Panglima TNI Dukung Penyelenggaraan PON XX Papua
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Rabu, 14 Juli 2021 12:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -Masalah keamanan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 yang digelar 2-15 Oktober mendatang tak perlu dikhawatirkan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto telah menyampaikan dukungan penuh untuk kesuksesan pelaksanaan pesta akbar olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Menpora Zainudin Amali usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo tentang Persiapan PON XX dan Peparnas XVI Papua, di Lantai 9, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (13/7/2021) siang. "Dari keamanan, kita akan mendapat dukungan penuh dari Kapolri dan Panglima TNI," kata Amali dalam jumpa pers virtual.

Pada konpers tersebut, Menpora Amali bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono, dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan bagaimana persiapan mulai dari kondisi atlet, infrastruktur, penyelenggaraan hingga kesiapan panitia penyelenggara untuk menyambut PON XX Papua nanti.

"Secara keseluruhan persiapan PON XX Papua semua berjalan dengan baik, tadi saya bersama menteri dan jajaran terkait menyampaikan laporan masing-masing kepada Presiden Jokowi. Dari sisi para atlet, alhamdulilah semua sudah dilakukan vaksin sebagai amanat yang disampaikan bapak Presiden waktu lalu. Untuk infrastruktur seperti venue pertandingan semua berjalan sesuai progres, nanti secara lengkap akan disampaikan oleh Menteri PU PR," kata Amali.

"Dari sisi peralatan, baik peralatan yang disiapkan Kemenpora untuk 26 cabang olahraga semua dalam proses. Dipastikan akhir Agustus semua sudah ada di Papua dan terpasang. 13 Cabor yang pengadaanya dilakukan oleh APBD atau PB PON semua juga berjalan baik. Untuk Peparnas XVI ada di dua tempat yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, untuk tempatnya bekas PON XX, hanya mempertandingkan 12 cabang olahraga dengan 1.935 atlet," ujarnya.

Untuk vaksin, Menpora Amali juga memastikan semua atlet yang akan ikut PON XX Papua harus mendapatkan vaksin. "Vaksin yang harus disegerakan dan dimasifkan untuk seluruh atlet dan kontingen, dan masyarakat, bahkan jumlah vaksinnya akan ditambah untuk Papua. Untuk pertandingan akan disaksikan oleh penonton atau tidak belum diputuskan," ujarnya lagi.

Mengenai masalah pembangunan venue, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono menyampaikan semua juga sudah berjalan sesuai dengan progres. Ia menjelaskan ada venue yang sebagian dikerjakan oleh Pemprov Papua, seperti Stadion Bangkit untuk GOR acara pembukaan dan penutupan pengerjaanya sudah selesai.

"Yang dikerjakan Kementerian PU PR ada 8 venue, 5 sudah selesai 100 %, seperti Aquatik, Istora (untuk beberapa cabor), Kriket, Hoki Outdoor dan Indoor, trek olahraga bermotor di Merouke. Semua sudah diserahkan ke Pemprov untuk pemeliharaan dan perawatanya. Venues sedang dikerjakan dan selesai akhir juni, Sepatu Roda, Panahan dan Dayung (95,8%)," kata Basuki.

Sementara, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan untuk persiapan atlet Pelatda dari masing-masing daerah semua dalam kondisi baik. "Untuk atlet dari 33 provinsi yang tergabung dalam Pelatda semua sudah divaksin. Saat ini, kami terus melakukan koordinasi terus dengan Kemenpora dan PB PON untuk mempersiapkanya dengan baik," katanya. ***

wwwwww