Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
18 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Komisi IX DPR RI Dorong Layanan Telemedicine untuk Pasien Isoman Diperluas

Komisi IX DPR RI Dorong Layanan Telemedicine untuk Pasien Isoman Diperluas
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris. (FOTO: Istimewa)
Minggu, 18 Juli 2021 09:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta pemerintah memperluas layanan telemedicine, sehingga bisa menjangkau hingga luar Jabodetabek. Dengan begitu, pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di luar Jabodetabek juga bisa terlayani.

"Pemerintah harus memastikan bahwa setiap pasien Covid-19, baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang melakukan isolasi mandiri harus bisa mendapatkan akses konsultasi dokter dan obat-obatan yang dibutuhkan," ujar Charles Minggu (18/7/2021).

Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta III ini mengapresiasi inisiatif Kementerian Kesehatan yang sudah memberikan layanan telemedicine dan obat-obatan gratis bagi pasien covid yang melakukan isoman. 'Telemedicine' adalah penggunaan teknologi untuk memberikan layanan kesehatan secara jarak jauh.

"Namun layanan tersebut harus segera diperluas sehingga pasien di luar Jabodetabek yang melakukan isolasi mandiri tetap bisa dimonitor oleh tenaga kesehatan dan mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan," ujarnya.

Selain itu, lanjut Charles, pemerintah juga harus memberdayakan perangkat di wilayah, seperti RT/RW, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melakukan monitoring terhadap pasien covid dibawah pengawasan puskesmas setempat.

"Dengan demikian pasien yang melakukan isolasi mandiri bisa dipastikan tetap mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan untuk melawan penyakit yang dideritanya," ujarnya.

Sebelumnya, kelompok relawan LaporCovid-19 mengungkap 547 pasien Covid-19 meninggal saat melakukan isolasi mandiri (isoman). Jumlah tersebar di penjuru daerah, namun yang terbanyak berada di Jawa Barat.

LaporCovid-19 mencatat ada 209 orang yang meninggal ketika isoman di Jawa Barat. Kemudian 104 orang meninggal di Yogyakarta, 65 orang di Banten, 63 orang di Jawa Timur, 51 orang di DKI dan 36 orang di Jawa Tengah. Data ini diperbaharui hingga Rabu, 13 Juli kemarin.

Atas laporan itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta pemerintah memperluas layanan telemedicine, sehingga bisa menjangkau hingga luar Jabodetabek. Dengan begitu, pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di luar Jabodetabek juga bisa terlayani.***

wwwwww