Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Usai Selesaikan Kuliah, Arighi Ingin Persembahkan Gelar Juara

Usai Selesaikan Kuliah, Arighi Ingin Persembahkan Gelar Juara
Senin, 19 Juli 2021 23:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Muhammad Arighi baru saja menyelesaikan studi Stratra Satu (S1) nya di Universitas Pelita Harapan Jakarta. Kini, Arighi mulai mengalihkan fokus membawa Pelita Jaya Bakrie Jakarta menjuarai Indonesia Basketball League (IBL) musim depan.

Arighi sudah bermain di IBL 2021 bersama Indonesia Patriots. Kewajiban membela tim nasional membuat debut Arighi bersama Pelita Jaya Bakrie Jakarta tertunda.

Musim depan, Arighi baru akan menjadi bagian dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Ia akan menuntaskan dahaga juara klub ibu kota tersebut.

“Sekarang bisa lebih fokus ke Pelita Jaya. Pastinya saya ingin memberi gelar juara,” ujar Arighi.

Pada final IBL 2021, Arighi sebetulnya sudah gatal bermain. Akan tetapi, hasrat itu tak bisa terselesaikan.

“Waktu final kemarin itu rasanya gatal sekali ingin main. Akhirnya hanya bisa bantu doa dan support dari luar saja,” ujar Arighi. ***

wwwwww