Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Olimpiade 2020 Tokyo

Kontingen Indonesia Diharapkan Penuhi Target Perbaiki Peringkat

Kontingen Indonesia Diharapkan Penuhi Target Perbaiki Peringkat
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 23 Juli 2021 23:12 WIB
JAKARTA - Kontingen Indonesia yang diperkuat 28 atlet dari 8 cabang oloahraga diharapkan mampu memenuhi target perbaikan peringkat prestasi Indonesia pada Olimpiade 2020 Tokyo yang digelar 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

"Mulai sekarang, saat ini dan kedepan targetnya Indonesia adalah perbaikan peringkat Indonesia di tingkat dunia," kata Menpora Zainudin Amali saat melakukan wawancara virtual bersama iNewsTV dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Jumat (23/7/2021).
Menurut Amali, target prestasi di Olimpiade itu sudah tertuang dalam Desain Besar Olahraga Nasional yang menyebutkan sasaran utama prestasi olahraga nasional adalah Olimpiade. SEA Games dan Asian Games adalah sasaran antara.

"Semua cabor yang sudah lolos kualifikasi itu kita harapkan bisa berkontribusi terhadap perbaikan peringkat. Di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 lalu itu peringkat Indonesia nomor 46. Ini yang harus kita perbaiki," tegas Amali.

"Dari hitung-hitugan pimpinan kontingen, Pak Rosan Roeslani sudah ada beberapa cabor misalnya, bulutangkis insyaallah kita pasti harapkan untuk maksimal sehingga menjadi kontributor untuk perbaikan peringkat Indonesia di level dunia, kemudian ada angkat besi, ada panahan dan cabang-cabang yang lainnya," lanjutnya.

Menurut Amali, terkadang cabor yang tidak terlalu di diharapkan justru mampu membuat kejutan dengan menorehkan prestasi untuk Indonesia. "Kita tidak tahu situasi disaat pertandingan, terkadang ada yang kita unggulkan kemudian hasilnya tidak sesuai, tetapi ada yang tidak diunggulkan bisa lebih dari dari harapan. Atletik misalnya kita punya Lalu Zohri tentu ada harapan di situ," ujarnya.

"Kita optimis lebih baik karena kita membuat target dengan terukur, tidak membuat target sendiri tapi kekuatan lawan tidak kita hitung. Selamat berjuang atlet Indonesia," kata Menpora Amali menambahkan.

Ke-28 atlet yang bertanding ke olimpiade bukan hanya bertanding atas nama diri sendiri saja, bukan nama keluarga, klub, atau cabornya tetapi bertanding atas nama lebih dari 260 juta rakyat Indonesia. Menpora Amali berharap mereka mampu berjuang dengan maksimal, fokus dan all out.

"Harapan rakyat 260 juta rakyat Indonesia ini harus mereka wujudkan dengan bertanding all out, maksimal, fokus tanpa memikirkan berbagai hal. Dan yang paling penting di tengah pandemi ini dia harus bisa menjaga kesehatannya," pesannya, ***

wwwwww