Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Olimpiade 2020 Tokyo

Puji Respon Positif Nurul, Menpora: Jaga Kesehatan dan Disiplin Latihan

Puji Respon Positif Nurul, Menpora: Jaga Kesehatan dan Disiplin Latihan
Nurul Akmal. (Dok. NOC Indonesia)
Sabtu, 07 Agustus 2021 10:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora Zainudin Amali melakukan video call dengan lifter angkat besi putri Indonesia, Nurul Akmal, Jumat (6/8/2021). Dalam pembicaraan itu, Menpora Amali menanyakan beberapa hal kepada Nurul, panggilan akrab Nurul Akmal.

Salah satu diantaranya soal dugaan adanya kasus body shaming atau pelecehan fisik yang dialami Nurul dalam acara penyambutan atlet Indonesia dari Olimpiade Tokyo 2020 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (7/8/2021) dini hari lalu.

“Kemarin teman kamu ya yang heboh (ramai di media sosial) itu?” tanya Amali.
Menjawab pertanyaan Menpora, Nurul mengaku tidak tahu terkait hal tersebut saat masih berada di bandara. Sebab, dirinya fokus melambaikan tangan di depan kamera sejumlah media. Dia justru mengetahui itu dari media sosial. “Gak ngeh, kok tiba-tiba udah banyak masuk DM (direct message), ngetag di sosmed,” ujarnya.

Bukan hanya Nurul, bahkan, Menpora Amali juga mengaku tidak mendengar panggilan yang diduga mengandung pelecehan fisik pada Nurul tersebut.“Saya di situ aja gak dengar kok. Gak begitu (jelas). Ini setelah heboh aja,” pungkasnya.

Nurul sendiri tidak menpermasalahkan dan tidak mau memperbesarkan masalah teriakan body shaming itu. Nurul menganggapnya sebagai candaan sebagai bentuk sambutan pada dirinya usai berjuang mengharumkan nama bangsa Indonesia di Olimpiade Tokyo.
“Iya kalau dibesarkan Nurul jadi terganggu. Jadi udah biarin aja, Nurul fokus latihan, fokus ke pertandingan selanjutnya. Kalau itu Nurul anggapnya candaan saja, Nurul aja di Pelatnas dipanggil ndut udah biasa,” pungkasnya.

Nurul juga meminta kepada media untuk tidak lagi memberitakan terkait kejadian tersebut karena dirinya ingin fokus latihan dalam menghadapi beberapa event-event olaharaga dalam waktu dekat. "Saya minta soal body shaming jangan lagi dibesar- besarkan itu akan mengganggu saya untuk fokus latihan,"pinta Nurul.

Pada kesempatan ini, Menpora Amali menyampaikan pujiannya kepada Nurul atas respon-responnya yang positif saat ditanya wartawan terkait kasus tersebut.
Selain itu, Menpora Amali meminta Nurul menjaga kesehatan karena akan segera menghadapi PON Papua XX dan SEA Games 2021. Dan meminta Nurul tidak pulang dulu ke Aceh terlebih dalam situasi pandemi dan khawatir tidak bisa ikut bertanding di PON.

“Jaga kesahatan, jaga disiplin latihan, salam buat yang lagi isoman (isolasi mandiri) di situ semua,” pintanya.

Nurul Akmal sendiri merupakan wakil Indonesia yang bertanding di cabang olahraga angkat besi nomor +87kg putri di Olimpiade Tokyo 2020. Dia gagal meraih medali karena berhasil finis di urutan kelima dengan total angkatan 256 kg. ***

wwwwww