Anggotanya Terciduk Dugem dan Gunakan Narkoba saat PPKM, DPP PPP Pecat Anggota DPRD Labura
![]() |
| Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Muslikhin Effendy
"DPP PPP menyesalkan kejadian ini. Seharusnya anggoya DPRD memberikan contoh kepada masyarakat di tengah PPKM harusnya berdiam diri di rumah, bukan malah bersenang-senang dan melanggar hukum," ujar Achmad Baidowi atau yang akrab disapa Awiek saat dikonfirmasi GoNews.co, Minggu (8/8/2021) di Jakarta.
Terkait sanksi kata Awiek, DPP PPP sudah mengambillangkah tegas. "PPP akan menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutann yakni diberhentikan dari PPP," tegasnya.
Karena sesuai dengam AD/ART partainya kata Dia, setiap kader yang terlibat kasus narkoba langsung dinonaktifkan dari keanggotaan partai. "PPP tidak main-main terhadap narkoba dengan dalih apapun. Untuk menghindari hal serupa terulang, dalam minggu ini Fraksi PPP se Indonesia akan dikumpulukan secara virtual untuk mendapatkan pembinaan. Untuk proses PAW tentu menunggu prosedur kelembagaan kedewanan," paparnya.
Untuk diketahui, Anggota DPRD Labura M Ali Borkat ditangkap bersama 4 rekanya sesama anggoata DPRD Labura. Mereka adalah Jainal Samosir (Ketua Fraksi Hanura Labura), Khoirul Anwar Panjaitan (DPRD Fraksi Golkar), Giat Kurniawan (Anggota DPRD PAN), Pebrianto Gultom (anggota DPRD asal Partai Hanura).
Lima anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatra Utara (Sumut), ditangkap polisi dari salah satu tempat hiburan malam di kabupaten itu. Kelimanya diamankan saat asyik dugem bersama tujuh perempuan.
Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting mengatakan, kelima wakil rakyat itu terjaring bersama belasan orang oleh petugas yang menggelar razia di tempat hiburan malam karaoke di Jalan Sei Kopas, Kisara, Kabupaten Asahan, Sabtu (7/8/2021) dini hari. Seluruhnya berada dalam satu ruangan KTV.
"Dari hasil pemeriksaan 17 orang yang kami amankan, lima anggota DPRD Labura turut dijaring saat asyik dugem bersama tujuh perempuan malam," kata Nasri Ginting.
Yang mengejutkan, kelima anggota DPRD Labura itu dinyatakan positif narkoba. Sembilan orang lainya yang berada dalam ruangan tersebut juga dinyatakan positif narkoba jenis ekstasi. "Lima-limanya positif mengonsumsi ekstasi," kata AKP Nasri Ginting.
Kasat Narkoba Polres Asahan mengatakan, hingga kini, anggota DPRD dan belasan orang lainnya yang diamankan saat razia tersebut masih dalam prose pemeriksaan di Satnarkoba Polres Asahan. "Semuanya masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang Satnarkoba Polres Asahan," kata AKP Nasri Ginting.***
| Kategori | : | Sumatera Utara, DKI Jakarta, Metropolitan, Beladiri, Olympic |













