Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Jadi Pesaing GoJek dan Grab, AirAsia Luncurkan Super App, Mulai Taksi Online Hingga Fintech

Jadi Pesaing GoJek dan Grab, AirAsia Luncurkan Super App, Mulai Taksi Online Hingga Fintech
Penampakan salah seorang pengemudi Air Asia Ride.
Sabtu, 28 Agustus 2021 01:55 WIB
JAKARTA - AirAsia yang selama ini fokus pada transportasi udara murah, kini mulai mendaratkan idenya untuk mengembangkan bisnis super aplikasi yang mencakup taksi online, ojek online, jasa pengantaran makanan, hingga fintech. Kehadiran Air Asia Ride ini diperkirakan akan membuat GoJek dan Grab waspada.

"Semua pengemudi kami yang bertugas divaksinasi. Anda dapat memilih driver Anda, Anda akan dapat mengetahui driver Anda," kata CEO AirAsia Tony Fernandes yang diumumkan melalui media sosialnya, Jumat (27/8/2021).

Layanan taksi online akan tersedia di Malaysia, tepatnya di Kuala Lumpur dan Lembah Klang terlebih dahulu. Sedangkan kota lain akan menyusul dalam waktu dekat.

"Kami ingin siapa pun dapat mencari nafkah di ekosistem AirAsia, baik pengendara sepeda motor atau pengemudi. Kami juga ingin menjanjikan karir jangka panjang di AirAsia," tuturnya.

Fernandes percaya perusahaan akan mendapatkan keuntungan dalam menggabungkan bisnis penerbangan dengan ride hailing.

Selain taksi online dan antar makanan, AirAsia juga merambah ke e-commerce, teknologi finansial (fintech), dan logistik sebagai bagian dari rencana super app. Fernandes ingin pengguna membuka aplikasi AirAsia setiap hari karena banyak layanan yang bisa digunakan.

"Semuanya terhubung, kami memanfaatkan pengalaman kami selama 19 tahun, jadi Anda akan mulai melihat bahwa ini adalah ekosistem yang dipikirkan dengan matang yang saya yakini akan mengubah banyak hal di ASEAN melalui inklusivitas dan nilai. Doakan kami beruntung, dan coba naik AirAsia," imbuhnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Ekonomi
wwwwww