Mendagri Dukung Pembentukan Provinsi Papua Selatan
![]() |
| Mendagri, Muhammad Tito dalam suatu kesempatan. (foto: dok. puspen kemendagri) |
Di Papua, kata Tito dalam lansiran Antara yang dikutip GoNEWS.co, Senin (13/9/2021), harus ada percepatan pembangunan.
"Merauke sudah bisa dimekarkan menjadi Provinsi Papua Selatan walaupun hanya ada empat Kabupaten karena adanya kekhususan buat Papua," kata Tito.
Dalam kunjungan kerja bersama Menkopolhukam, Mahfud MD ke perbatasan Indonesia dan Papua Nugini di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu, Tito mengatakan, "Pemekaran Provinsi di Papua akan ditambah Provinsi Papua Selatan yang meliputi Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi dan Kabupaten Asmat yang ibu kotanya di Merauke,".
Tito menuturkan, awalnya Kabupaten Pegunungan Bintang mau ikut bergabung menjadi daerah pemekaran Provinsi Papua Selatan, namun wilayah Pegunungan Bintang akhirnya memilih bergabung dengan aspirasi pemekaran Saireri karena dekat ke Jayapura.
Dengan aturan baru, kata mantan Kapolri itu, empat kabupaten wilayah Papua Selatan sudah bisa membentuk provinsi sendiri.
Dikatakan bahwa sesuai arahan Menkopolhukam, pihaknya membahas dan mempersiapkan Peraturan Pemerintah dengan batas waktu hingga tanggal 19 Oktober. Selanjutnya dibulatkan lagi dengan mendengar aspirasi masyarakat dari bawah.
Karena itu, mantan Kapolda Papua itu menyatakan, seluruh komponen masyarakat terutama tokoh masyarakat di wilayah Papua Selatan harus bersatu dan membuat pernyataan tertulis untuk disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.***













