Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Di depan CEO dan Direksi Tokopedia, Gojek, Bukalapak, Shopee, Intan Fauzi Minta 'Balas Budi' Hubungkan UMKM Dengan Industri Besar

Di depan CEO dan Direksi Tokopedia, Gojek, Bukalapak, Shopee, Intan Fauzi Minta Balas Budi Hubungkan UMKM Dengan Industri Besar
Anggota Komisi VI DPR Fraksi PAN Intan Fauzi. (Foto: Istimewa)
Kamis, 16 September 2021 13:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Fraksi PAN Intan Fauzi menyoroti peran perusahaan digital (E-Commerce) dalam pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Intan saat memberikan pandangan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan CEO Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Gojek membahas mengenai peningkatan perdagangan dalam negeri pada sektor E-Commerce

"Refocusing anggaran COVID-19 ini juga banyak membantu para tenaga kerja dari para unicorn yang ada di sini, misalnya para ojek online dapat alokasi sembako, dan berbagai bantuan serta kemudahan untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Jadi, menurut saya sudah saatnya teman teman CEO Direksi E commerce yang ada disini give it back (balas budi) ke masyarakat dan UMKM," ujar Intan di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan Jakarta, Rabu (15/9)

Dari data yang ada, pelaku UMKM Indonesia sebanyak 62,9 juta atau sekitar 99,99 persen pelaku usaha di Indonesia, usaha besar hanya 0,01 Persen. Namun nasibnya terbalik, perputaran uang terbesar ada di usaha besar.

Dalam kesempatan itu Bukalapak serta Tokopedia menjelaskan selama pandemi Covid-19 ada 3 Provinsi dengan peningkatan jumlah pelaku usaha tertinggi, yaitu di Jawa-Bali, antara lain Yogyakarta, Jakarta dan Bali.

"Sebetulnya menurut saya hal tersebut juga menjadi bagian tanggungjawab Start up unicorn yang ada bagaimana bisa membantu scale up UMKM sehingga merata di berbagai wilayah Indonesia ," tutur Anggota DPR RI Partai Amanat Nasional ini.

Lalu, Intan Fauzi juga menyoroti Big Data dari para E-Commerce. Intan mengingatkan agar menjaga data pribadi masyarakat.

"Big data ini penting sekali karena banyak sekali data pribadi di Indonesia ini yang bocor, terakhir peduli lindungi dan sebagainya. Bukan hanya berisi data penting pribadi seperti NIK, nomor telepon, bahkan kalau dari aplikasi marketing platform bisa terdata perilaku konsumen, akumulasi nominal pembelian dll ," tegas Intan Fauzi.

"Data perilaku konsumen, menurut saya memiliki nilai jual yang sangat tinggi, jadi tolong dijaga betul kepercayaan konsumen karena bisa berdampak luas dan negatif jika bocor," imbuh legislator dapil Kota Depok Bekasi ini.

Terakhir, Intan meminta agar Tokopedia, Shopee, Gojek, Bukalapak menghubungkan UMKM dengan industri besar, bukan hanya menghubungkan penjual dan pembeli dalam pemasaran, tetapi peran para unicorn harus lebih dari itu.

"Hubungkan UMKM dengan industri besar karena industi besar itu memiliki order dan market yang besar. Misalnya untuk satu barang dari Industri besar, berikan produksi salah satu komponen barang tersebut kepada UMKM. Jadi, kalau dalam satu hari industri besar memproduksi ribuan unit barang, maka jika bagian komponen di berikan kebeberapa UMKM untuk berkontribusi, akan meningkatkan penjualan dan keteramoilam pelaku UMKM," pungkas Alumnus Nottingham University Inggris ini.***

wwwwww