Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Diterima Kabiro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR, Perwakilan Demonstrasi Mahasiswa Sampaikan Pernyataan Sikap

Diterima Kabiro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR, Perwakilan Demonstrasi Mahasiswa Sampaikan Pernyataan Sikap
Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR Siti Fauziah saat menerima perwakilan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 08 Oktober 2021 11:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR Siti Fauziah menerima 8 mahasiswa perwakilan beberapa perguruan tinggi diantaranya Universitas Pakuan Bogor, Universitas Pamulang (Unpam), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, yang tergabung dalam Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) yang hari ini, Kamis (7/10/2021) melakukan aksi demonstrasi dengan menurunkan sekitar 300 mahasiswa, untuk menyampaikan tuntutan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta.

Didampingi Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Setjen MPR Heri Heriawan dan Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR Budi Muliawan, dengan hangat Siti Fauziah yang akrab disapa Ibu Titi ini langsung membawa delegasi ke Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Kompleks Gedung MPR/DPR untuk melakukan audiensi.

"Memang Tugas dan Fungsi (Tusi) kami di MPR adalah menyerap aspirasi masyarakat termasuk dari para mahasiswa Indonesia. Kami menyambut hangat kalian semua, kami akan mendengarkan dan menampung aspirasi yang ingin disampaikan, lalu nanti akan kami teruskan kepada Pimpinan MPR," ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Kesempatan tersebut langsung disambut Pimpinan Delegasi, Presidium Komando Jakarta Selatan Misbahul Anwar. Mahasiswa UMJ ini, menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan resmi. Pertama, Mendesak pembahasan penataan sistem hukum dan peraturan perundang-undangan berdasarkan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum. Kedua, Memastikan Pancasila memiliki fungsi hukum yang mengikat dan memaksa. Ketiga, Meletakkan Pancasila sebagai hierarki tertinggi, wujud dari kepastian Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum.

Salah satu anggota delegasi, Presidium Komando Tangerang Selatan Febriditya Ramdhan atau Adit, mahasiswa Unpam menjelaskan bahwa tuntutan tersebut lahir tidak secara mendadak.

Namun, sudah menjadi pembahasan dan perenungan sejak tahun 2018, saat Komando menyelenggarakan acara Konsolidasi Nasional dengan mengundang 48 kampus dari 21 provinsi.

"Dalam acara tersebut, kami menghimpun berbagai permasalahan kebijakan yang ada di daerah masing-masing. Ketika kami telaah dan pahami, lalu kami berpandangan bahwa setiap kebijakan daerah itu harus demi dan untuk kepentingan rakyat. Untuk itu, sebagai mahasiswa atas nama Tridharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, kita meminta Pancasila ditempatkan di hierarki tertinggi sebagai filter dalam perumusan peraturan perundang-undangan yang kemudian menjadi tuntutan kami saat ini,” terangnya.

Ada momen yang unik dalam audiensi tersebut. Ibu Titi dengan gaya khasnya yang lembut, mencoba mencairkan suasana, karena seluruh delagasi mahasiswa terlihat lelah dan tegang.

"Ayo diminum dulu, kalian pasti haus seharian berdemo panas-panasan di luar sana biar rileks, kalian berada di gedung rakyat loh," ucapnya, seraya tersenyum dan membuka kedua belah tangannya mempersilahkan peserta, mengambil air minum yang telah disediakan.

Menanggapi bunyi tuntutan mahasiswa, Ibu Titi mengatakan bahwa aspirasi telah diterima dengan baik. "Semua aspirasi akan secepatnya kami sampaikan kepada Pimpinan MPR. Kita semua berharap yang terbaik untuk bangsa dan negara," ujarnya.

Di akhir audiensi, Misbahul Anwar menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan penerimaan dari Setjen MPR RI melalui Ibu Titi, Bapak Heri Heriawan dan Bapak Budi Muliawan. "Perlu kami sampaikan, aksi dan tuntutan yang kami perjuangkan dan suarakan ini, adalah murni aspirasi kami mahasiswa berdasarkan kepentingan rakyat dan kami pastikan tidak ada yang menunggangi,” tandasnya.***

wwwwww