Gugat PSI Rp1 Triliun, Viani Limardi: Ini Soal Harga Diri Saya
![]() |
| Viani Limardi. (Foto: Istimewa) |
Menurut dia, gugatan Rp1 triliun itu mencerminkan harga diri dan nama baiknya. Ia merasa PSI telah memfitnah dirinya soal penggelembungan dana reses.
"Ini harga diri saya, nama baik saya dan keluarga besar saya, belum lagi saya ini adalah wakil yang dipilih rakyat DKI. Bayangkan, wakil rakyat DKI nama baiknya dirusak, difitnah seperti ini," kata Viani, Jumat (8/10/2021).
Viani menilai alasan pemecatan PSI yang menyebut dirinya telah menggelembungkan dana reses sebagai fitnah. Menurutnya, fitnah dan tuduhan itu tidak hanya merugikan dirinya, tapi juga warga Ibu kota. "Bayangkan, warga DKI 10 juta, berapa harga diri mereka itu, Rp1T aja itu mungkin enggak cukup," kata Viani.
Lebih lanjut, Viani mengatakan jika masalah yang menerpanya ini membuat sulit karier politiknya. Ia melihat, pemecatannya dari PSI memiliki tujuan membunuh karakternya. "Saya lihat di sini ada ketidakadilan, fitnah yang luar biasa besar yang bertujuan untuk membunuh karakter saya, menghancurkan image saya terutama di masyarakat," tuturnya.
Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka mengklaim sanksi terhadap Viani telah melalui proses panjang dan dilakukan sesuai prosedur internal partai.
Ia menyebut proses tersebut juga melibatkan Tim Pencari Fakta yang bekerja siang-malam untuk mengumpulkan bukti informasi dan keterangan yang relevan dari puluhan saksi. "Keputusan pemberhentian tersebut didasarkan kepada objektivitas, bukan subjektivitas like or dislike secara personal. Ini bagian dari hasil evaluasi PSI kepada seluruh anggota DPRD-nya sesuai dengan mekanisme internal partai," kata Isyana lewat keterangan tertulis, Kamis (30/9).***
| Editor | : | Muslikhin Effendy |
| Kategori | : | Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta |













