Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
15 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lifter Muda Satrio Adi Nugroho Raih Emas dan Cetak Rekor Dunia

Lifter Muda Satrio Adi Nugroho Raih Emas dan Cetak Rekor Dunia
Satrio Adi Nugroho raih emas dan cetak rekor dunia. (Ist)
Jum'at, 08 Oktober 2021 18:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JEDDAH - Lifter muda Satrio Adi Nugroho membuat bangga Indonesia setelah mengikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja 2021 pada turnamen yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi. Atlet asal Jawa Barat itu mampu meraih emas sekaligus memecahkan rekor.

Satrio berhasil mengangkat beban 111 kilogram dalam angakatan snatch di kelas 55 kilogram. Capaian ini memecahkan rekor 110 kilogram milik lifter Vietnam, Do Tu Tung, yang diciptakan pada Februari 2020 di Uzbekistan.

Mulanya, Satrio mengangkat beban 101 kilogram. Namun, pada kesempatan kedua, dia gagal setelah mencoba mengangkat beban 107 kilogram. Setelahnya, Satrio mampu membuat kejutan. Kesempatan ketiga, dia berhasil mengangkat beban dengan berat 111 kilogram.

Hasil ini tentu membuat bangga masyarakat Indonesia. Kemudian ini juga sekaligus membuktikan bahwa cabor angkat besi sukses mengorbitkan atlet junior.

Sementara itu, urutan kedua diraih lifter tuan rumah, Muhammad Ali Majed Kalitit dengan angkatan seberat 100 kilogram. Sedangkan lifter Thailand, Patsapong Thong Suk berada di posisi ketiga dengan angkatan terbaik 99 kilogram.

Namun, dalam angkatan clean and jerk, Satrio gagal meraih hasil terbaiknya. Dia tidak bisa mengangkat beban di angka 127 kilogram pada kesempatan pertama dan keduanya. Pada kesempatan ketiganya, Satrio kembali gagal melakukan angkatan dengan berat 128 kilogram.

Kendati demikian, Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja mengatakan, Satrio sudah melakukan tugasnya dengan maksimal. Menurutnya, Satrio grogi karena ini merupakan pertama kalinya dia tampil di level dunia.

"Perjuangan Satrio sudah maksimal. Dia sempat nervous ketika tampil di Clean & Jerk, padahal dalam latihan sehari-hari, dia sanggup mengangkat beban seberat 140 kg,” kata Dirdja dalam keterangannya, Kamis (7/10).

“Ini merupakan pengalaman pertamanya tampil di kejuaraan level dunia, wajar jika dia agak grogi. Tapi, yang pasti mampu membuat kejutan, karena tidak diperhitungkan,” tandasnya ***

wwwwww