Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kemenpora: Potensi Atlet Papua Sangat Besar

Kemenpora: Potensi Atlet Papua Sangat Besar
Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 09 Oktober 2021 13:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menilai Papua memiliki potensi atlet yang sangat besar. Sebab, banyak talenta lahir dari provinsi yang berjuluk “Bumi Cenderawasih” itu.

"Potensi atlet Papua ini sangat besar sekali. Apalagi ditambah dengan fasilitas olahraga yang bagus, bahkan berstandar internasional," kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto saat menjadi narasumber dalam acara Ngopi Bareng di Monpers secara virtual dari Jakarta, Jumat (8/10).

Daerah timur Indonesia ini sudah terbukti melahirkan banyak atlet berbakat, diantaranya Nesthy Stella Iriana Pedai, Lisa Rumbewas, Franklin Ramses Burumi, hingga Boaz Solossa.

Dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, setidaknya Papua sudah mengoleksi 53 medali emas dan duduk diperingkat keempat dalam klasemen sementara per hari ini. Hal tersebut menegaskan bahwa Papua tak kalah dengan provinsi lainnya dalam melahirkan atlet yang berbakat.

"PON Papua ini saya kira menjadi ajang yang sangat baik untuk atlet muda mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dan kita pun berharap tidak kekurangan atlet untuk masa depan," ujar Sesmenpora.

Dengan fasilitas olahraga berstandar internasional setelah menjadi tuan rumah PON, Papua dinilai sangat layak untuk dijadikan salah satu sentral pembinaan atlet. "Apalagi sekarang ini kita sudah memiliki desain besar olahraga nasional atau DBON, saya harap Papua bisa berkembang lebih baik lagi dengan didukung fasilitas olahraga yang ada," jelas Sesmenpora.

Lebih lanjut, Sesmenpora juga menilai PON menjadi momentum bagi masyarakat Papua untuk mendapatkan hiburan ditengah pandemi Covid-19. Masyarakat disebutnya sangat antusias dengan berlangsung pesta olahraga terbesar skala nasional itu.

"Kalau melihat pembukaan PON Papua itu, rasanya mau nangis dan bangga. Saat saya datang dan menuju stadion tempat pembukaan PON, masyarakat antre dan tertib. Mereka merindukan tontonan seperti itu. Ini menjadi hiburan yang luar biasa. Pembukaan PON Papua begitu sangat bagus dan indah," terang Sesmenpora.

Selain itu, Sesmenpora berharap perhelatan PON Papua bisa berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. Arena pertandingan yang telah dibangun dengan megah itu, juga diharap dapat dirawat dengan baik.

"Kita tentu berharap PON ini bisa berjalan dengan baik. Semuanya harus menjaga dan menerapkan protokol kesehatan. Dampak PON ini sangat luar biasa terhadap masyarakat Papua, dan kita berharap banyak atlet yang terus muncul melalui ajang ini," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta, Papua
wwwwww